Kriminalitas Kabupaten Banjar

Polda Kalsel Segel Areal PT MIB dan PT BIT Setelah Periksa Sampel Tanah dan Arang

AKP Trisna Agus Subrata menggali lahan perkebunan sawit PT Monrad Intan Barakat (MIB) yang berada di perbatasan Desa Sungai Batang

Polda Kalsel Segel Areal PT MIB dan PT BIT Setelah Periksa Sampel Tanah dan Arang
Dok Banjarmasinpost.co.id
Berita ini ada di BPost cetak edisi Rabu (26/9/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - AKP Trisna Agus Subrata menggali lahan perkebunan sawit PT Monrad Intan Barakat (MIB) yang berada di perbatasan Desa Sungai Batang dan Desa Sungai Rangas Kecamatan Martapura Barat Kabupaten Banjar, Rabu (25/9) siang. Perwira Ditreskrimsus Polda Kalsel tersebut kemudian memasukkan tanah galian berwarna hitam itu ke sebuah boks.

Hal serupa dilakukan tim Ditreskrimsus di lahan PT Borneo Indotani (PT BIT) yang berbatasan dengan lahan PT MIB. Sejumlah sampel arang juga diambil dari lahan yang masih berupa semak-belukar itu.

Pengambilan sampel kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disaksikan dua ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yakni Ahli Karhutla Prof Bambang Heru Saharjo dan Ahli Kerusakan Lingkungan Dr Ir Basuki Wasis.

Hadir pula dalam penyelidikan kasus karhutla tersebut, Dirkrimsus Kombes Masrur dan jksa senior Kejati Kalsel Sandi Rosady. Demikian juga perwakilan kedua perusahaan sawit tersebut.

Baca: Prof Azyumardi Azra: Tak Satupun Rektor Bersuara saat Mahasiswanya Demo Soal Isu Pelemahan KPK

Baca: Inikah Bukti Acara Raffi Ahmad Disebut Gimmick, Gelagat Sahila Hisyam Pasca Dilamar Vicky Prasetyo

Baca: Ribuan Mahasiswa Kalsel Kembali Gelar Unjuk Rasa Menolak RUU ke Gedung DPRD Kalsel

Setelah mengambil sampel tanah, petugas membentangkan pita polisi di lokasi yang terbakar serta membentang spanduk bertuliskan lahan ini dalam proses penyidikan Ditreskrimsus Polda Kalsel.

Kombes Masrur didampingi Kasubdit IV Tipiter AKBP Endang Agustina mengungkapkan pihaknya tengah menyelidiki kasus karhutla di kedua areal perusahaan tersebut. “Tim kami lengkap. Ini membuktikan kami serius menangani masalah karhutla,” ujarnya.

Masrur memastikan pihaknya sudah melakukan penyelidikan sebelumnya dan mengambil keputusan untuk menaikkannya ke penyidikan. Mengenai tersangkanya, direktur yang baru dilantik ini mengatakan pastinya akan ada tersangkanya. Namanya akan dimunculkan saat gelar perkara setelah mendapatkan keterangan saksi ahli.

AKBP Endang menambahkan dengan di-police-linenya dua areal yang terbakar maka tidak boleh kegiatan di lokasi itu. Untuk luas lahan PT MIB yang terbakar ada 1.192 hektare. Sedangkan PT BIT 92 Hektare.

Prof Bambang yang berasal dari Fakultas Kehutanan IPB mengatakan keberadaan mereka adalah untuk memenuhi aturan proses hukum. Nantinya dia dan Dr Basuki akan meneliti sampel.

Penelitian juga dilakukan dengan menggunakan gambar satelit untuk mengetahui gerakan kebakarannya dan kapan terjadinya.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved