Yayasan Adaro Bangun Negeri

September Ceria, Perpustakaan Keliling YABN Menyapa Masyarakat Tabalong

Keberadaan Perpustakaan menjadi salah satu cara mendekatkan masyarakat untuk mengakses buku, meski saat ini perpustakaan sudah banyak tersebar.

September Ceria, Perpustakaan Keliling YABN Menyapa Masyarakat Tabalong
HO/YABN
Mengambil tajuk September Ceria, Perpustakaan Keliling YABN menyapa masyarakat Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Minat baca selama ini menjadi salah satu masalah besar bagi bangsa Indonesia, untuk menumbuhkannya terasa susah-susah gampang untuk dilakukan dan ketika tumbuh memerlukan upaya khusus agar tetap terawat dan terjaga.

Keberadaan Perpustakaan menjadi salah satu cara mendekatkan masyarakat untuk mengakses buku, meski saat ini perpustakaan sudah banyak tersebar di seluruh penjuru Indonesia, tapi peminatnya masih tetap orang yang itu-itu saja.

Perpustakaan Keliling YABN menyapa masyarakat Tabalong dengan tema ''Fun Farming'' Minggu (29/9/2019).

Berdasarkan data Perpustakaan nasional Indonesia 2017 frekeunsi membaca orang Indonesia rata-rata hanya tiga kali dalam seminggu dan rata-rata membaca 5 buku dalam setahun hal ini sangat berbanding terbalik dengan data pengguna internet yang hampir separuh dari penduduk Indonesia.

Hal itu yang kemudian membuat Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) melalui program perpustakaan kelilingnya rutin “jemput bola” menyusuri jalan pedesaan membawa buku berbagai genre dari sekolah ke sekolah di kabupaten Tabalong dan Barito Timur.

Perpustakaan Keliling YABN menyapa masyarakat Tabalong dengan tema ''Fun Farming'' Minggu (29/9/2019).
Perpustakaan Keliling YABN menyapa masyarakat Tabalong dengan tema ''Fun Farming'' Minggu (29/9/2019). (yabn)

Total sebanyak 9 sekolah rutin dikunjungi armada perpustakaan keliling, selain itu layanan Perpustakaan ruangan tetap dilakukan setiap harinya dan layanan khusus saat event Car free Day Tabalong dilaksanakan setiap minggu IV setiap bulannya di Pendopo Bersinar, KabupatenTabalong, Kalsel.

Seperti yang dilakukan di Minggu IV September (29/9) yang mengambil tajuk September Ceria, Perpustakaan Keliling YABN menyapa masyarakat Tabalong dengan tema “Fun Farming”.

Segmen utama pengunjung Perpustakaan YABN adalah anak-anak usia sekolah dan tema ini diharapkan menjadi magnet pemikat bagi anak-anak untuk mendekat dan akrab dengan kegiatan literasi.

Anak-anak peserta Fun and Farming yang digelar YABN.
Anak-anak peserta Fun and Farming yang digelar YABN. (yabn)

“Literasi yang selama ini kita pahami hanya membaca dan menulis, hal itu tidak sepenuhnya salah karena selain membaca kegiatan literasi juga meliputi literasi sains. Hal inilah yang dikenalkan YABN kepada masyarakat Tabalong melalui berbagai aktivitas perpustakaan,” ungkap Rina Ermadeni, Koordinator Bidang Pendidikan YABN.

Tercatat 120 anak mengikuti literasi sains secara bergantian, kondisi topografi Tabalong yang tidak cocok untuk peternakan sapi, membuat anak-anak antusias bermain peran sebagai peternak dan memerah susu.

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved