Berita Kabupaten Banjar

Ramaikan Kampung, Begini Cara Unik yang Dilakukan Karang Taruna Banjar

Namun cara berbeda dilakukan oleh Karang Taruna Harapan Baru, Desa Tanahabang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
M RAFIK HARIRI UNTUK BPOST GROUP
Suasana keseruan turnamen FF di Tanahabang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meramaikan suasana di kampung.

Umumnya menggelar lomba olahraga atau permainan tradisional.

Namun cara berbeda dilakukan oleh Karang Taruna Harapan Baru, Desa Tanahabang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Mereka menggelar lomba permainan digital (games) yakni Free Fire.

"Alhamdulillah acaranya seru, dan anak-anak, remaja dan pemuda di kampung kami antusias," ucap Muhammad Rafik Hariri, tokoh pemuda Tanahabang, Selasa (01/10/2019).

Rafik yang juga menjabat sekretaris Desa Tanahabang ini menuturkan games tersebut murni untuk meramaikan kampung.
Sekaligus menjadi ajang interaksi atau silaturahim antaranak, remaja, dan pemuda setempat.

Ia menuturkan turnamen/pertandingan game Free Fire (FF) tersebut digelar selama dua hari dan berakhir Minggu (29/09/2019) kemarin.

Baca: Bikin Penderitanya Sulit Bernafas, Ini 6 Kebiasaan Meluapkan Emosi yang Bisa Bikin Asma Kambuh

Baca: Perdebatan Ashanty dan Anang Hermansyah Soal Syahrini di Depan Raffi Ahmad dan Ririn Ekawati

Baca: Hillary Brigitta Lasut, Anggota DPR Termuda, Ayah-Ibunya Ternyata Bupati, Ini Harta Kekayaan

Lombanya selama sekitar tiga jam sejak pukul 20.00 Wita.

Permainan itu bertempat di depan kantor Desa Tanahabang dan menggunakan layar lebar sehingga kian menambah semangat peserta.

Jumlah peserta sebanyak 72 tim.

Tiap tim beranggotakan empat orang.

"Pesertanya untuk umum, tidak ada batasan usia. Itu sebabnya kemarin itu sangat seru turnamen FF itu," sebut Rafik.

Bahkan tak cuma warga kampungnya yang ambil bagian.

Ada pula peserta dari luar kampung seperti dari Kecamatan Simoangempat, Mandiangin, Astambul, dan Kota Martapura.

"Bahkan dari kabupaten lain yakni dari Binuang, Rantau, (Kabupaten Tapin)," sebut Rafik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved