Berita Batola

Titik Api di Batola Terbanyak di Mandastana dan Jejangkit, BPBD Sampai Kewalahan

Kasus Karhutla di Jejangkit ini sudah lama, yakni sejak Juli 2019 silam dan sampai saat ini kebakaran lahan terus terjadi dua wilayah kecamatan itu.

Titik Api di Batola Terbanyak di Mandastana dan Jejangkit, BPBD Sampai Kewalahan
BANJARMASINPOST.co.id/edi nugroho
Kebakaran lahan di Mandastana dan Jejangkit Batola terus terjadi dua wilayah kecamatan tersebut. Foto kebakaran terbaru di Batola. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batola, mengaku kewalahan memadamkan api kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan kecamatan Jejangkit, Kecamatan Mandastana dan Kecamatan Rantau Bedauh yang mencapai 10 titik setiap harinya.

“Iya, terus terang kita kewalahan. Ada 10 titik api setiap hari minimal dari kawasa Kecamatan Mandastana, Rantau Bedauh dan Jejangkit,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batola, Sumarno, Kamis (7/11/2019).

Menurut Sumarno, titik api terbanyak selama ini berada di wilayah Kecamatan Jejangkit dan Mandastana.

14 Hari Gelar Operasi Zebra Intan 2019, Polres Batola Terbitkan 1.019 e-Tilang

Keberatan Ayu Ting Ting Saat Putri Enji Baskoro, Bilqis Khumaira Minta Ini di Hari Ulang Tahunnya

Polah Genit Bertrand Peto Dipergoki Teman Ayu Ting Ting, Ruben Onsu, Suami Sarwendah: Gawat Nih Anak

Kasus Karhutla di Jejangkit ini sudah lama, yakni sejak Juli 2019 silam dan sampai saat ini kebakaran lahan terus terjadi dua wilayah kecamatan tersebut.

Ditambahkannya, Karhutla di Kecamatan Jejangkit dan Mandastana itu bisa murni berasal dari titik api di dalam tanah dan ada juga api yang muncul karena warga iseng seperti membuka lahan dengan cara membakar.

“Kalau 10 titik api tentu kita kewalahan. Apalagi armada kita terbatas,” katanya. (Banjarmasinpost.co.id/edi nugroho).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved