Berita Regional

Kena Tebas Parang Saat Duel dengan Paman, Kepala Daeng Sampara Terpisah, Diduga Karena Hal Ini

Mayat dengan kondisi bagian kepala dan badannya terpisah ini ditemukan di perkampungan baru Sonra, Dusun Pangangpusang, Desa Taring, Gowa.

Kena Tebas Parang Saat Duel dengan Paman, Kepala Daeng Sampara Terpisah, Diduga Karena Hal Ini
Shutterstock
Ilustrasi tewas 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Daeng Sampara, warga Dusun Batueja, Kelurahan Tonrorita, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa ditemukan tewas dengan leher putus di sebuah perkebunan.

Korban Daeng Sampara tewas dengan kepala putus setelah berduel dengan Haji Saju (60) yang tidak lain merupakan pamannya sendiri, Senin (11/11/2019). Kejadian diduga karena masalah sengketa lahan.

Dilansir dari Tribunbogor.com, saat ditemukan, kondisi mayat korban sangat mengenaskan dengan bagian leher terputus.

Mayat dengan kondisi bagian kepala dan badannya terpisah ini ditemukan di perkampungan baru Sonra, Dusun Pangangpusang, Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa pada, Senin (11/11/2019) pagi waktu setempat.

Temuan jasad pria berusia 40 tahun itu langsung dievakuasi oleh aparat kepolisian untuk dilakukan otopsi.

Polisi pun langsung melakukan olah TKP dan mencari keterangan sejumlah saksi terkait kasus tersebut.

Viral Video Ikan Berwajah Manusia Dalam Akuarium, Asli atau Rekayasa, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Belakangan, korban diketahui dibunuh oleh keluarganya sendiri secara sadis.

Pelaku pembunuhan yang tega memenggal leher saudaranya itu tak lain adalah paman korban yakni bernama Haji Saju (60).

Kepala Korban Terpental 5 Meter

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Biringbulu, Aiptu Andi Akbar menjelaskan, pertengkaran antara korban dan pelaku disaksikan oleh seorang warga bernama Noro.

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved