Berita Tabalong

Daftarkan Warganya BPJS, Pemkab Tabalong Siapkan Rp 25 Miliar untuk 78.000 BPJS Gratis

Seluruh warga Kabupaten Tabalong tahun depan dipastikan bakal menjadi peserta BPJS.

Daftarkan Warganya BPJS, Pemkab Tabalong Siapkan Rp 25 Miliar untuk 78.000 BPJS Gratis
Kompas.com/ Luthfia Ayu Azanella
Ilustrasi BPJS Kesehatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Seluruh warga Kabupaten Tabalong tahun depan dipastikan bakal menjadi peserta BPJS.

Bagi warga yang belum memiliki BPJS akan didaftarkan melalui program Universal Health Coverage (UHC). Yakni Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong akan mendaftaakan dan menggratiskan seluruh warga yang belum terdaftar BPJS.

Kepala Dinas Kesehatan dr Taufiqurrahman mengatakan untuk perjanjian kerjasama dengan BPJS akan dilakukan pada Hari Jadi ke-54 mendatang pada 04 adesember 2019. dan sudah akan mulai diberikan kartu kepada warga pada awal 2020.

"Kami sudah mempersiapkan anggaran Rp 25 miliar untuk membiayai mendaftarkan menggratiskan iuran BPJS kepada warga yang belum memiliki BJPS," ujarnya.

program ini diberikan kepada sekitar 78.000 warga yang belum memiliki BPJS dari seluruh kalangan baik yang mampu dan tidak mampu. program UHC ini menjadikan seluruh warga Kabupaten Tabalong mendapatkan layanan kesehatan.

Hasil Moto2 MotoGP Valencia 2019, Dimas Ekky Finish di Depan Alex Marquez, Link www.trans7.co.id

Pengamat : Alasan Gubernur Ridwan Kamil Bikin Kolam Renang karena Sakit Lutut Dinilai Tak Masuk Akal

Puting Beliung Amuk Pantai Hambawang Batola, Rusak Puluhan Rumah

Warga Lahat Tewas Diserang Harimau Sumatera, Tinggalkan luka Cakaran dan Gigitan di Leher

Peserta BPJS melalui program UHC ini mendapatkan pelayanan kesehatan kelas III dan tidak bisa menaikkan kelasnya.

Jika ingin naik kelas maka bisa melalui menjadi pasien umum dan tidak menggunakan fasilitas BPJS kelas III. Bagi peserta program UHC yang ingin berpindah menjadi peserta mandiri bisa langsung datang ke kantor BPJS.

"Anggaran Rp 25 miliar awalnya diperkirakan bisa membiayai untuk satu tahun iuran warga, namun dengan adanya kenaikan tarif BPJS mungkin baru bisa untuk enam bulan," ujarnya.

Untuk teknis pemberian kartu kepada masyarakat akan diserahkan kepada BPJS dan saat ini telah dilakukan pendataan penerima program UHC.

Dibuka Sampai 1 Januari 2020, Tawaran Beasiswa S1 NUS Singapura, Tunjangan Hidup Capai Rp 60 Juta

Hasil Final Hong Kong Open 2019 : Ahsan/Hendra & Anthony Ginting Gagal Juara, Indonesia Tanpa Gelar

Menang TKO, Daud Yordan Ukir Sejarah, Juara di Tiga Kelas Berbeda dan Tiga Badan Tinju Berbeda

Dewi salah satu warga Tanjung mengatakan senang dengan adanya program ini. Dirinya yang saat ini bekerja sebagai penjual sayur di Pasar Tanjung mengaku belum memiliki BPJS. Jika sakit dirinya lebih memilih langsung pergi ke bidan desa, beruntung karena Dewi juga tidak memiliki keluhan penyakinlt apapun biasa jika berobat karen demam saja.

"Bersyukur jika bisa terdaftar menjadi anggota BPJS tanpa harus membayar iuran perbulannya,"ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved