Berita Kabupaten Banjar

10 Desa di Kabupaten Banjar Dapat Penghargaan Stop Buang Air Besar Sembarangan

Sistem sanitasi yang baik dan layak serta aman di masyarakat itu penting dalam rangka mewujudkan lingkungan yang sehat.

10 Desa di Kabupaten Banjar Dapat Penghargaan Stop Buang Air Besar Sembarangan
banjarmasinpost.co.id/roy
IKHWANSYAH, kepala Dinkes Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sistem sanitasi yang baik dan layak serta aman di masyarakat itu penting dalam rangka mewujudkan lingkungan yang sehat.

Pemerintah Kabupaten Banjar menyerahkan Sertifikat Stop Buang Air Besar Sembarangan ke beberapa desa yang ada di wilayah Kecamatan Martapura Barat.

"Dengan pemberian sertifikat, dapat memotivasi desa-desa yang lain menuntaskan di wilayahnya. Agar tidak ada lagi buang air besar sembarangan yang langsung ke lingkungan, tetapi menggunakan sistem sanitasi septic tank yang memenuhi standar dan memenuhi persyaratan aman lingkungan,” ujar Sekda Banjar M Hilman, Rabu (20/11/2019).

Buka-bukaan Ayu Ting Ting Soal Pria di Foto Mesra Mirip Dia & Robby Purba yang Dibagikan Umi Kalsum

Harga Outfit Betrand Peto di Acara Sarwendah Disorot, Putra Ruben Onsu Kenakan Pakaian Senilai Moge?

Sosok Pria Bule Pacar Nagita Slavina Dibahas Raffi Ahmad, Ternyata Ibu Rafathar Ungkap Fakta Ini

Dikatakan Sekda Banjar, ada 10 desa yang mendapatkan penghargaan, sebelumnya juga sudah ada yang diberikan penghargaan stop buang air besar sembarangan.

"ada desa keramat, telok selong, dan lainnya. Pokoknya ada 10 desa yang mendapatkan sertifikat atau penghargaan dari kita,” ujarnya.

Memperingati Hari ke-55 Kesehatan Nasional Pemerintah Kabupaten Banjar apresiasi kinerja Dinas Kesehatan yang kian hari makin mengalami peningkatan.

Tak hanya kepada instansinya, pihak pemkab juga menyerahkan penghargaan kepada para tenaga kesehatan.

Selain itu, Hilman juga mengatakan, saat ini sedang berjalan dan sudah berjalan akreditasi puskesmas-puskesmas yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar.

“Jadi ada yang diakreditasi ulang, dan kemarin ada yang belum diakreditasi, kita akreditasi. Dan akreditasi ini merupakan wujud dari niat upaya kita, bahwa apa yang dilakukan dengan penyiapan tempat-tempat kesehatan tersebut sudah pada garis yang benar. Sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Ikhwansyah mengatakan, di tahun 2013 layanan kesehatan di Kabupaten Banjar berada di posisi kunci dalam Riset Kesehatan Dasar tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah dalam kurun waktu hampir lima tahun, kita sudah dapat meningkatkan Riset Kesehatan Dasar kita, dari yang sebelumnya diposisi 13, naik menjadi posisi 7,” ujarnya.

Dikatakan Ikhwansyah, hal ini menandakan indeks pembangunan kesehatan masyarkat semakin meningkat. Dan beberapa puskesmas sudah terakreditasi. Artinya apabila puskesmas sudah terakreditasi itu menandakan kualitas pelayanan semakin meningkat.

(banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved