Berita Kabupaten Banjar

Satu Jam 'Blusukan' ke PA Martapura, Begini Komentar Evaluator KemenPAN

Pengadilan Agama (PA) Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), kedatangan tamu penting, Rabu (20/11/2019) siang.

banjarmasinpost.co.id/roy
Evaluator KemenPAN RB, Galih dan Nisa, berinteraksi dengan staf bagian pelayanan publik di PA Martapura, Rabu (20/11) siang. 

Secara cekatan staf setempat menjawab seluruh pertanyaan. Sementara itu, Ketua PA Masyhadiah dan petinggi PA Martapura turut mendampingi Galih dan Nisa.

Setelah sekitar satu jam 'blusukan' ke semua penjuru layanan di PA Martapura, Galih dan Nisa tampak puas.

"Dari yang kami lihat dan gali, kami menilai di PA Martapura sudah melakukan upaya-upaya, inovasi dalam upaya meningkatkan pelayanan publik. Terutama dalam upaya mewujudkan wilayah bebas korupsi (WBK)," ucap Galih.

Inovasi aplikasi layanan pendaftaran perkara dan sidang daring ia nilai cukup bagus karena secara nyata mempermudah dan meringankan beban masyarakat yang sedang berperkara.

"Di sini juga ada pembatasan ruang bagi panitera dan hakim sehingga tidak sembarang orang bisa bertemu dan itu cukup bagus," sebutnya.

Ia menegaskan hal penting dalam upaya mewujudkan zona integritas menuju WBK yakni transparansi pelayanan.

"Tidak ada pungli dan tidak ada yang namanya calo," tegas Galih.

Hasil kunjungannya ke PA Martapura, lanjut Galih, selanjutnya akan disampaikan ke Tim di pusat (KemenPAN dan RB) untuk selanjutnya dilakukan rapat panel.

"Nanti bakal dibandingkan inovasi yang dilakukan antar PA di Indonesia. Siapa yang paling baik inovasi pelayanannya, itulah yang nanti akan menjadi rujukan atau percontohan," pungkasnya.

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved