Lifestyle
Zaman Serba Gadget, Hobi Membaca Halimatus Kini Tersalur Melalui Smartphone
Melalui smartphone kita bisa membuka file e-book (electronic book) alias buku elektronik.
Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID - Zaman serba gadget memang mempermudah orang untuk melakukan berbagai aktifitas, termasuk membaca buku. Ya, karena melalui smartphone kita bisa membuka file e-book (electronic book) alias buku elektronik.
Pada dasarnya fungsi e-book tetap sama seperti buku cetak biasa, sebagai media informasi dan pengungkapan gagasan atau ide baru. Hanya saja dikemas dalam file.
Tidak jauh beda dengan bentuk buku biasanya, di dalam e-book juga dapat memuat teks dan gambar. Tidak hanya itu, di dalam buku elektronik juga dapat memuat video dan audio sebagai pelengkap untuk memahami informasi atau materi dengan mudah.
Sebagaimana Halimatus Sa'diah yang hobi membaca dan biasanya lebih memilih membaca buku versi e-book daripada buku cetak yang umum dijual di toko buku.
• Perjodohan Nikita Mirzani dan Billy Saputra Disebut Sahabat Luna Maya, Ayu Dewi Gara-gara Ini
• Jembatan Darurat Sungai Lulut Sempat Jebol, Tossa Bermuatan Kelapa Sampai Terperosok
• Terjangan Banjir Bandang Hanyutkan Dua Rumah, Belasan Rumah dan 2 Masjid Rusak
• Gaya Angelina Sondakh di Penjara Disorot Saat Sahabat Yuni Shara itu Dijenguk Aaliyah Massaid
Alasan gadis kelahiran Banjarmasin, 12 Januari 1999 yang kuliah di Universitas Lambung Mangkurat, FKIP Pendidikan Bahasa Indonesia ini, e-book itu ringkas dan portable.
"Saya kurang menyukai membaca buku cetak, lebih pada e-book agar dimanapun dan kapanpun bisa disambung lagi membacanya," alasan Halimatus.
Karena kurang suka baca buku cetak, makanya putri dari Gusti Nor Asiah dan M Syahrilia ini lebih banyak mengoleksi file-file e-book di smartphone-nya.
"Bisanya minta file e-book dari teman atau jika harus baca yang cetak, ya minjam. Atau juga bisa baca buku di ruang baca kampus," terang penghobi menyanyi ini.
E-book memang mudah disimpan di perangkat elektronik. Kapasitas memori sebesar 1 GB, misalnya, bisa memuat ratusan e-book.
Jika kita punya ratusan buku cetak, sudah pasti kita butuh rak buku yang cukup besar untuk menyimpannya. Itu bedanya e-book dengan buku cetak.
Halimatus yang suka membaca sejak SD paling suka membaca novel dan berita, makanya dengan gadget ia merasa lebih cepat dan mudah membaca informasi terkini.
Biasanya untuk santai membaca, Halimatus memanfaatkan waktu malam hari, sebelum lanjut istirahat malam. Durasinya tidak menentu, tetapi minimal 1-2 jam menjelang tidur.
"Atau saat ada waktu senggang dan juga sembari menunggu sesuatu, sempatkan buka gadget, baca-baca," tukasnya.
Adapun dari sekian novel yang pernah ia baca dan koleksi, satu judul paling ia suka dan berkesan bagi dirinya adalah Negeri 5 Menara.
Novel karya Ahmad Fuafi ini bercerita tentang kehidupan 6 santri dari 6 daerah yang berbeda, menuntut ilmu di Pondok Madani (PM) Ponorogo Jawa Timur yang jauh dari rumah dan berhasil mewujudkan mimpi menggapai jendela dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/halimatus-kini-menyalurkan-hobi-membacanya-melalui-smartphone.jpg)