Berita Tabalong

Dibantu Program Rutilahu, Rumah Masrawan Kini Tidak Bocor Lagi

Kemensos RI memberikan bantuan program Rutilahu dalam rangka HKSN dan Lintas Baras Kesetiakawanan Sosial (LBKS) Tabalong

Dibantu Program Rutilahu, Rumah Masrawan Kini Tidak Bocor Lagi
banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati
Penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Sosial, Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat (PSPKKM) Bambang Mulyadi dari Kementrian Sosial dan didampingi Bupati Tabalong Anang Syakhfiani Bersama Wakil Bupati Tabalong H Mawardi bersama pejabat lainnya saat menyerahkan bantuan program Rutilahu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Kementrian Sosial memberikan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dalam rangka peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dan Lintas Baras Kesetiakawanan Sosial (LBKS) di Kabupaten Tabalong.

Penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Direktur Pemberdayaan Sosial, Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat (PSPKKM) Bambang Mulyadi dari Kementrian Sosial dan didampingi Bupati Tabalong Anang Syakhfiani Bersama Wakil Bupati Tabalong H Mawardi bersama pejabat lainnya.

Perbaikan rumah dengan nilai Rp 15 juta ini diterima di Desa Barimbun dan Desa Tanta Hulu. Penerima bantuan Desa Barimbun adalah rumah milik Masrawan.

Masrawan merupakan warga kurang mampu yanh saat ini tinggal bersama dua orang anaknya sedangkan sang suami sudah meninggal lebih dari 10 tahun lalu.

Lima Tahun Rawat Si Iwan, Ibu Ini Terharu Sedih saat Terpisah dari Owa-owa Kesayangan

Ditemukan Tak Bernyawa di Jalan Gubernur Syarkawi, Korban Pamit BAB danTak Kunjung Kembali

NEWSVIDEO : Bawaslu Banjar Gelar Seleksi Calon Anggota Panwascam

Keserasian Ayu Ting Ting & Shaheer Sheikh Disorot, Teman Robby Purba Buat Pengakuan Ini

Masrawan memiliki keterbatasan tuna wicara, sehari hari dirinya bekerja sebagai penyadap karet. Salasiah anak kedua Masrawan mengatakan rumah yang dihuni bersama kedua saudaranya ini awalnya sudah berusia puluhan tahun. Dan sudah lama sekali tidak diperbaiki, rumah yang awalnya terbuat dari kayu itu sudah banyak yang lapuk.

Atap terbuat dari seng dan sudah banyak yang bocor. "Saat turun hujan banyak yang bocor, tidak bisa memperbaiki sendiri karena tidak ada biaya," ujarnya.

Salasiah bersyukur bisa mendapat bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumah yang ditinggalinya bersama ibu dan adiknya tersebut. Dan saat ini seluruh bagian rumah dari lantai, dinding dan atap telah diperbaiki.

Camat Tanta Gusti Judid mengatakan perbaikan total rumah milik Masrawan ini melibatkan masyarakat. Warga secara sukarela membantubdalamnproses pembuatan. Sehingga dengan dana yang ada mampu untuk memperbaiki rumah secara keseluruhan.

"Warga bergotong royong ikut membantu dalam perbaikan sehingga mengurangi dana untuk pembayaran tukang," ujarnya.

Judid menambahkan dalam rangka peringatan HKSN Kecamatan Tanta mendapatkan bantuan perbaikan rumah sebanyak tiga penerima bantuan yaitu di Barimbun dan dua di Desa Tanta Hulu.

BREAKING NEWS : Geger Temuan Mayat di Jalan Gubernur Syarkawi, Ternyata Ini Penyebab Kematiannya

VIRAL di Medsos Dua Wanita Cantik Mandi Sambil Berboncengan Sepeda Motor, Terungkap Asal Lokasinya

Daftar Pernikahan Artis di 2019, Syahrini & Reino Barack, Citra Kirana & Rezky & Ammar Zoni & Ibel

Penerima bantuan merupakan warga kurang mampu yang termasuk dalam data pusat Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas Sosial Yuhani. Dirinya menambahakan tahun ini Program perbaikan Rutilahu di Tabalong berjumlah 116 KPM.

"Jumlah KPM di Tabalong adalah 13.380 yang mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH), jumlah ini berkurang 900 KPM karena banyak warga yang mengundurkan diri sebagai penerima karena merasa mampu," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved