Bumi Murakata
Wabup HST Resmikan Etalase KAT Danau Canting
Semangat membangun Bungas Hampai Kabuncu Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, bukanlah slogan belaka, melainkan diwujudkan nyata
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Semangat membangun Bungas Hampai Kabuncu Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, bukanlah slogan belaka, melainkan diwujudkan nyata dalam pelaksanaan pembangunan.
Hal ini setidaknya tergambar dari telah diresmikannya Etalase Komunitas Adat Terpencil (KAT) Danau Canting di Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur, oleh Wakil Bupati HST, Berry Nahdian Forqan yang didampingi Staf Ahli Menteri Nidang Perubahan dan Dinamika Sosial RI Asep Sasa Purnama, Rabu (18/12/2019) lalu.
Bupati HST H A Chairansyah, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Berry Nahdian Forqan, menyatakan bahwa pembangunan KAT merupakan bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah aderah yang tinggi kepada masyarakat adat di pegunungan Meratus.
peresmian Etalase Komunitas Adat Terpencil (KAT) Danau Canting di Desa Hinas Kiri,
Kecamatan Batang Alai Timur (humas pemkab tapin)
“Lebih dari itu, merupakan upaya pemerintah dalam upaya membangun daerah-daerah terisolir agar mendapatkan sentuhan kemajuan, sehingga perekonomian masyarakat adat dapat lebih berdaya dan meningkat” ujar Berry, seraya berpesan agar dapat menggunakan bantuan pemerintah dengan baik dan tetap menjaga keunikan dan kearifan budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih dari itu, Berry mengharapkan agar etalase KAT di Danau Canting dapat menjadi percontohan tidak hanya di Kalsel, tetapi juga di tingkat nasional.
Menurut Kepala Dinas Sosial PPKB, PP & PA HST, Muhammad Yusuf, peresmian Danau Canting sebagai Etalase pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) sebagai percontohan berbagai pihak dalam penyelenggaraan pemberdayaan KAT, termasuk dalam upaya penggalian potensi wisata yang bekerjasama dengan berbagai pihak terkait.
Stap Ahli Menteri bidang perubahan dan dinamika sosial RI Asep Sasa Purnama mengatakan meningkatkan kesejahteraan masyarakat harus terpadu melibatkan lintas sektoral SOPD terkait dimulai tingkat bawah kerjasama lintas desa harus dikemas, dikomunikasikan dikoordinasikan dimanage oleh camat.
“Oleh karena itu Kementerian sosial mengisi setiap kecamatan dengan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan untuk memadukan programnya” katanya.
Ia juga berharap pemberdayaan KAT harus dilakukan dengan trans provinsi, bahkan trans nasional.
Bahkan produk dari KAT karena original rencananya akan dijual ke luar negeri atau ke provinsi lain.
Sebagai bentuk perhatian lebih, puluhan kepala keluarga penghuni KAT Danau Canting mendapat sokongan bantuan Hunian Tetap (Huntap) dari Kementerian Sosial sebanyak 80 paket dengan total bantuan sebesar Rp 98.000.000 berupa barang 11 macam diantaranya Kompor gas, kelambu, selimut, lampu emergency.
Selain itu, di sekitar lokasi Etalase pemberdayaan KAT tersebut juga dilakukan penghijauan.
Ditandai penanaman pohon oleh Staf Ahli Menteri bidang perubahan dan dinamika sosial RI Asep Sasa Purnama, Wakil Bupati HST Berry Nahdian Furqan dan Direktur Pemberdayaan KAT KemenSos RI La Ode Taufik Nuryadin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/peresmian-etalase-komunitas-adat-terpencil-kat.jpg)