Rekayasa Lalulintas

Pengendara Tak Mengetahui Perubahan Arus Lalulintas, Kaget Saat Terjebak Kemacetan

Bunyi peluit terdengar nyaring di kawasan Jalan A Yani Kilometer 1 atau tepatnya pertigaan Kolonel Sugiono Kota Banjarmasin Kalsel, Senin (23/12).

Editor: Eka Dinayanti
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Selasa (24/12/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Bunyi peluit terdengar nyaring di kawasan Jalan A Yani Kilometer 1 atau tepatnya pertigaan Kolonel Sugiono Kota Banjarmasin Kalsel, Senin (23/12).

Sejumlah petugas Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin Kalsel beserta forum LLAJ dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah XV Kalsel tampak sibuk mengatur lalu lintas kendaraan.

Sedangkan pengendara yang semula berhenti, pagi tadi memacu gasnya setelah melihat isyarat lampu hijau menyala.

Namun hal itu bukan dikarenakan adanya pejabat penting yang akan melalui jalan nasional tersebut, melainkan sedang dilakukan simulasi perubahan arus lalu lintas.

Daftar Kata Mutiara & Ucapan Selamat Natal 2019 untuk Orang Terkasih & Status Whatsapp dan Instagram

Baper Maia Estianty Lihat Foto Al El Dul Saat Masih Anak-anak, Istri Irwan Mussry Akui Hal Ini

Tiap Pagi, Betrand Peto Dipaksa Ruben Onsu Lakukan Ini, Putra Sarwendah Bikin Pengakuan Begini

Hanya saja rekayasa lalu lintas tersebut menimbulkan pro dan kontra.

Salah satunya Syaiful Bahri, yang dengan blak-blakan menyatakan sempat menemui macet ketika melalui Jalan A Yani Kilometer 1 dari dalam menuju luar kota.

Ia sendiri juga tidak mengetahui akan adanya perubahan lalu lintas kemarin pagi.

Sehingga ia yang dari dalam kota hendak menuju luar kota, sempat menemui kemacetan.

"Iya, tadi macet meskipun tidak lama. Nah, kalau itu saya tidak tahu," jelasnya ketika disinggung bagaimana harapan tentang kelanjutan perubahan lalu lintas.

Hal senada juga diungkapkan Hesti, seorang pengendara roda dua yang melaju dari dalam menuju luar kota.

Pasalnya, ia yang tidak mengetahui akan adanya rekayasa lalu lintas mengakui juga sempat menemui macet.

"Iya tadi saya macet juga. Kalau soal rekayasa lalu lintas saya setuju saja, tapi asalkan jangan mendadak melainkan ada pemberitahuan dahulu," jelasnya.

Sedangkan Dayat, seorang pengendara roda dua yang melaju dari arah dalam menuju luar kota mengaku sempat menemui perpadatan kendaraan dari depan Tempekong, Jalan Pierre Tendean.

"Betul, dari Tempekong tadi saya menemui macetnya, " kata Dayat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved