Tanahbumbu

Hernadi Sebut Jembatan Bentang Tengah akan Dibiayai CSR PT Silo

Mega proyek rencana pembangunan jembatan penghubung Pulaulaut dengan daratan Pulau Kalimantan, Kalimantan Selatan (Kalsel), memasuki babak baru.

BANJARMASINPOST.CO.ID/HELRIANSYAH
Tiang untuk jembatan penghubung Pulaulaut (Kotabaru) dengan daratan Kalimantan (Tanahbumbu). 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Mega proyek rencana pembangunan jembatan penghubung Pulaulaut
dengan daratan Pulau Kalimantan, Kalimantan Selatan (Kalsel), memasuki babak baru.

Rencana, jembatan sepanjang lebih 5,6 kilometer membentang di atas Selat Laut telah dilakukan review design.
Khususnya, untuk kontruksi jembatan bentang tengah.

Salah satu ujung jembatan akan berada di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanahbumbu, KBBI), Kalsel. Dan ujung lainnya berada di wilayah Kabupaten Kotabaru, Kalsel.

Hal itu dikemukakan Kabid Binamarga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tanah Bumbu (Tanahbumbu, KBBI), Hernadi Wibisono.

Tiga Jabatan Tinggi di Pemprov Kalsel Masih Kosong

Kalselpedia: Kampung Purun Cempaka Dilengkapi Galeri Kreatif, Berikut Sejarah dan Video Perkembangan

Calon 3 Pemain Asing Barito Putera Belum Pernah Merumput di Liga 1, Djanur Minta Fans Bersabar

Cara Pendekatan Ayu Ting Ting ke Didi Riyadi, Pernikahan Rekan Ruben Onsu Sebentar Lagi?

Menurut dia, review design terkait penurunan ketinggian jembatan sekitar 5 meter dari design awal. "Mengenai disetujui apa tidak review designnya oleh Kementerian PUPR, itu yang saya kurang tahu perkembangannya," jelas Hernadi, Selasa (7/1/2020).

Hanya yang diketahui, lanjut Hernadi, review design terkait penurunan jembatan terkait efisiensi biaya. Awalnya estimasi biaya diperkirakan Rp 3,6 triliun akan menjadi Rp 2,7 triliun. Jadi, berkurang Rp 900 miliar.

Disinggung akan adanya dana pihak ketiga untuk sebagian pembiyaaan pembangunan jembatan, Hernadi tidak
menepis.

"Rencana dari Silo untuk bentang tengahnya, kami jembatan pendekatnya. Memang ada beberapa alternatif dalam rapat beberapa waktu lalu. Untuk finalnya belum. Review design apakah disetujui Kementerian. Bila tidak berarti batal semuanya," ucap Hernadi.

Mobil Pikap Ini Tabrak Pohon di Gunung Kayangan Pelaihari, Begini Kondisi Sopir Pasca Insiden

Reaksi Keras Teddy Pasca Pelaporan Rizky Febian ke Polisi Soal Kematian Istri Sule, Lina

Terpisah, Kepala Seksi Jembatan di Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air Pemkab Kotabaru, Dedi Ariadi, mengatakan, rencana pembangunan jembatan memang kembali akan dikaji lagi.

"Nanti akan ada pertemuan. Arahnya bagus. Kemungkinan besar akan lanjut lagi pelaksanaan pembangunan. Mudah-mudahan," jelas Dedi. (Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved