Travel
Rasanya Lezat dan Pecah di Lidah, Lumpur Surga Bikin Penasaran Pecinta Kuliner Luar Daerah
Kue lumpur yang cukup lunak kaya 'lumpur ini terdiri dua lapisan yaitu lapisan hijau dan putih
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID., BANJARMASIN - Rasa penasaran pasti menerpa pecinta kuliner luar daerah mendengar nama Kue Lumpur Surga yang cukup menggoda di telinga.
Bagaimana khas wadai Banjar itu dan berusaha mencicipinya. Tak heran Kue Lumpur Surga itu diburu pecinta kuliner dari Kaltim hingga Medan Sumatera Utara.
Kue lumpur yang cukup lunak kaya 'lumpur ini terdiri dua lapisan yaitu lapisan hijau dan putih. Lapisan hijau terbuat dari tepung terigu, gula, santan, air daun pandan dan suji, telur serta garam. Lapisan putih berbahan dasar tepung beras santan garam.
"Rasanya enak dan pecah diilat. Tak hanya hanya Urang Banjar, warga Kaltim ada yang beli. Cuma saya kasih tahu pelanggan saya kelemahan kue lumpur surga saya tidak tahan lama," papar Kamsri Wati, pedagang kue Lumpur, Jumat (10/1/2020).
• Ratusan Pedagang Sudimampir Baru Tolak Pasar Modern Ujung Murung, Tidak Sepakat Ganti Rugi SHGB
• Kapolsek Angsana Hijaukan Halaman Kantor dan Asrama, Tanam 50 Bibit Pohon Buah
• Permintaan Pilu & Tangis Lina ke Rizky Febian Diungkap Pasca Racun di Tubuh Istri Sule Diucap Polisi
• Semua Video Betrand Peto Dihapus dari YouTube Jadi Keinginan Haters Kata Ruben Onsu, Suami Sarwendah
Dia pun bercerita, kue lumpur yang saat di bawa ke pelanggan atau pasar harus hati hati, karena kuenya lembek dan mudah rusak dan berair karena teksturnya lembek..
Kamsri menambahkan, diriinya seminggu sekali berjualan di Pasar Pal 7 Kertak Hanyar. Di hari biasa, biasanya menerima pesanan, tapi bila tidak ada yang pesan, tetap jualan tapi tak tiap hari.
"Saya juga bisnis nasi uduk dan bingka. Khusus bingka, berjualan hanya di bulan puasa," ungkapnya.
Menurut pedagang yang tinggal diSei Andai, komplek Andai Jaya Persada, blok b5 Rt 33 no 41 Banjarmasin ini, Kue Lumpur Surga ini setiap bulannya habis sekitar 250 an mangkok. Harga per mangkoknya Rp 12.500.
Sementara itu, kalau nasi uduk sebulannya bisa sampai 700 an mangkok. "Alhamdulillah per bulannya untuk Kue Lumpur bila habis mendapat Rp 3 juta dan nasi uduk Rp 7 juta," papar Kamsri.
Menurut Kamsri, pihaknya juga berjualan melalui sosial media dannencana hendak bergabung sama gofood.
Kendala yang selama ini dalam bisnis ku, masih belum punya mobil sendiri dan hari hujan seperti sekarang ini. "Kalau musim hujan, saya pasrah sama Allah dan Alhamdulillah tetap hampir laku terjual," jelasnya.
Terpisah,pedagang kuliner lainnya, Misnawaty berjualan kue Putri Keraton, Bingka dan juga Kue Lumpur.
"Cuma saya berjualan melalui online saja, tidak off line. Bila tidak ada pesanan, saya tidak berjualan," ungkapnya.
• Reuni Mulan Jameela - Ahmad Dhani dan Ashanty - Anang Hermansyah? Rekan Maia Estianty Lakukan Ini
• Wisata Kuliner Nasi Campur Enam Daerah, Yuk ke Best Western Banjarmasin Saja
• Kemenag Cabut 11 Izin Penyelenggara Umrah yang Tak Lakukan Ini, Berikut Daftarnya
Ditambahkannya, bingka telur itik harganya Rp 30.000, Lumpur Surga Rp 12.000 dan kue Putri Keraton harganya Rp 120.000.
"Untuk Putri Keraton cukup banyak dipesan pas hari lebaran," kata pebisnis kuliner yang tinggal di Sungai Andai Banjarmasin ini. (banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kue-lumpur-surga-yang-lezat-dan-pecah-di-lidahh.jpg)