Ziarah Makam Datu Aling

Datu Aling Hidupnya se Zaman Sultan Suriansyah

Datu Aling dikenal warga di Desa Cempaka, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, merupakan tokoh masyarakat, pejuang yang hidupnya se zaman

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
makam Datu Aling setelah direnovasi pengusaha 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Datu Aling dikenal warga di Desa Cempaka, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, merupakan tokoh masyarakat, pejuang yang hidupnya se zaman Sultan Suriansyah.

Datu Aling memiliki wilayah kekuasaan dan memiliki sejumlah pengikut setia di wilayah Desa Cempaka.

Makam Datu Aling adalah lokasi tempat tinggal bersama para kerabat dan keluarganya, tidak lepas dari bagian Kerajaan Banjar.

Nasar, warga Desa Cempaka yang memelihara makam Datu Aling menuturkan masih punya hubungan kekerabatan dengan silsilah Datu Aling.

Berjarak 3,5 Kilometer dari Pasar Tambarangan

Akses Arah Makam Hanya Jalan Satu Arah, Mobil Tak Bisa Berpapasan

Cerita dari nenek Nasar, wilayah kekuasaan Datu Aling dikelilingi tumbuhan bambu sebagai benteng hidup dari pengaruh para penjajah kala itu kompeni belanda.

Wilayah Datu Aling berdiri sendiri sebagai kerajaan kecil.

Itu karena Datu Aling kala itu punya pengaruh kuat.

Dia memiliki kekayaan dan pertanian padi yang subur dan sakti madraguna hingga disegani kawan maupun lawannya.

(Banjarmasinpost.co.id/ tar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved