Berita Kabupaten Banjar
Pascabanjir, Warga Mataraman Dapatkan Pengobatan Gratis dari Urkes Polres Banjar Kalsel
Petugas Polres Banjar mendatangi Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (14/1/2020) sekitar puku
Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Petugas Polres Banjar mendatangi Desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (14/1/2020) sekitar pukul 15.00 Wita.
Kapolres Banjar, AKBP Andri Koko Prabowo, melalui Kapolsek Mataraman, Iptu Embang Pramono, mengatakan, dalam rangka mendukung Operasi Kontijensi Aman Nusa Polres Banjar.
"Bentuk kegiatan pengecekan kelayakan tenda pengungsian, pengecekan ketinggian air, pelayanan kesehatan, mengurangi dampak Trauma Healing," kata Kapolsek Mataraman, Iptu Embang Pramono, kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.
Di lokasi warga, anak-anak hingga lansia antusias mendapat kegiatan itu.
• Tak Hanya dari Sungai, Kampung Hijau Banjarmasin Kalsel Juga Bisa Didatangi Lewat Jalur Darat
• Inilah 5 Tempat Wisata Tengah Kota Banjarmasin, Destinasi Wisata Terekomendasi di Kota Seribu Sungai
• Bonis Kembali Gelar Seminar Kedua, Kali Ini Berkolaborasi Dengan Psikolog
• Kaltengpedia : Inilah Profil Polres Kapuas dan Polsek-polsek Beserta Jajaran dan Pejabatnya
"Tenda pengungsian dalam keadaan layak, debit air mulai surut, warga sangat antusias mendapatkan pengobatan gratis oleh Urkes Polres Banjar, anak-anak sangat terhibur Terwujudnya Situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Matraman, hasil yang dicapai lainnya terjalinnya sinergitas antara Polri dan masyarakat," kata Iptu Embang.
Diketahui, banjir merendam banyak rumah warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar mendata, 45 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari 127 jiwa terdampak banjir di desa Tanah Abang, Kecamatan Mataraman. (Banjarmasinpost.co.id/Niakurniawan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/layanan-kepada-warga-terdampak-banjir.jpg)