UNISKA

Paman Birin Beri Umrah kepada Dua Wisudawati UNISKA Peraih IPK 4.00

Kedua wisudawati Uniska (Universitas Islam Kalimantan) Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin itu mendapatkan umrah.

Tayang:
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani | Editor: Royan Naimi
banjarmasinpost.co.id/abdul gani
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor saat menyerahkan penghargaan kepada salah satu peraih IPK tertinggi Farida Kusuma Wardani, M Ikom didampingi Rektor Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari, Abdul Malik. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -Terharu, itulah yang dirasakan oleh dua wisudawati, Farida Kusuma Wardani, M Ikom, dan Niti Lestari, MM di ruangan Gedung Sultan Suriansyah, Rabu (15/1/2020) siang tadi.

Tampak tertunduk sejenak seraya mengusap matanya, namun rasa haru tersebut bukan sekedar bentuk syukur mereka yang telah menyelesaikan pendidikan magisternya saja.

Melainkan juga atas suatu hadiah yang semula tidak pernah mereka kira. Kedua wisudawati Uniska (Universitas Islam Kalimantan) Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin itu mendapatkan umrah.

Hadiah tersebut diberikan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor sebagai ganjaran buah kerja keras keduanya yang telah berhasil meraih indeks pendidikan kumulatif (IPK) tertinggi atau 4.00 di pengukuhan wisudawan XLI Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari.

" Iya saya bangga dengan hasil nilai mereka tadi. Karena IPK 4.00 ini bukan perihal gampang mendapatkannya. Dan ini saya berikan sebagai bentuk apresiasi saya," ungkap Paman Birin, saat ditodong wartawan.

Dalam sambutan ia juga mengucapkan selamat dan sukses kepada wisuda yang Rabu (15/1/2020) tadi secara sakral dan telah membuktikan bahwa pendidikan yang mereka tempuh selama di Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari dinyatakan selesai.

Tidak terkecuali kepada para orangtua wisudawan, yang telah memilih lebih mewariskan ilmu ketimbang harta kepada anak-anaknya, ia berharap ini akan bermanfaat seiring perkembangan zaman.

" Iya, mewarisi ilmu kepada buah hati itu lebih baik dari mewarisi harta. Karena dengan ilmu, maka mereka pun bisa beradaptasi dengan zamannya. Beda dengan harta sebanyak apapun, tapi bila tidak disertai ilmu, maka akan habis," jelasnya.

Paman Birin juga berharap para wisudawan yang berkualitas tentu tidak perlu bingung mencari pekerjaan. Bahkan bila perlu menciptakan pekerjaan, asalkan ada kemauan, tekad dan semangat tinggi.

" Makanya kenapa saya bilang Ayo Bergerak, supaya jangan pengoler (malas, red)," jelasnya.

Selain itu, Paman Birin juga mengatakan sebagai wisudawan yang berbaur ke tengah masyarakat tentu modal intelektual saja tidak cukup. Melainkan perlu pula spiritual, sehingga ketika menyelami kehidupan seimbang.

Gubernur Kalsel saat berfoto bersama dengan salah satu peraih IPK tertinggi Farida Kusuma Wardani, M Ikom didampingi Rektor Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari, Abdul Malik.
Gubernur Kalsel saat berfoto bersama dengan salah satu peraih IPK tertinggi Farida Kusuma Wardani, M Ikom didampingi Rektor Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari, Abdul Malik. (banjarmasinpost.co.id/abdul gani)

" Jujur saya bangga, pernah belajar dan kuliah di Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari ini. Mudah-mudahan ke depan tidak hanya jadi gubernur saja, melainkan lulusan-lulusan Uniska lainnya kalau perlu menjadi presiden," jelasnya.

Di ujung sambutannya, Paman Birin juga berpesan kunci sukses kehidupan sebetulnya sangat mudah yaitu berbakti kepada kedua orangtua, ayah dan ibu.

" Karena dengan demikian Insha Allah kesuksesan di depan mata. Tapi sebaliknya jika durhaka dengan mereka, maka kesesatan akan menimpa," tutupnya.

Sedangkan Rektor Uniska Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin, Abdul Malik mengungkapkan rasa bangga atas kelulusan anak didiknya tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved