Berita Banjarmasin
Dewi Motik Puji Kuliner Banjar Kalimantan Selatan, Bisa Mendunia
Beberapa kuliner khas Banjar mendapat pujian pembina DPP Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI), Hj Dr Dewi Motik Pramono
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Beberapa kuliner khas Banjar mendapat pujian pembina DPP Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI), Hj Dr Dewi Motik Pramono, dan bisa menjadi masakan nasional dan internasional.
"Kuliner Banjar ini enak luar biasa dan tidak ada di daerah lain. Saya kalau kesini pasti mencar masakan Mandai yang dibikin dari daging tiwadak," kata pengusaha sukses ini usai acara pelantikan DPD APJi Kalsel ini di Ballroom Cafe Nostalgia Banjarmasin, Kamis (30/1/2020).
Selain itu ada kuliner jaring iwak pais Patin, Baung, Haruan Babanam, Papuyu Ubar, Udang Galah berasal dari sungai di daerah ini.
"Kuliner ini tidak ada di daerah lain dan hanya dibikin sangat sederhana, rasanya enak dan bikin ketagihan bila sudah merasakannya," papar Ketua Sub Konsorsium Usaha Jasa Boga dan Memasak Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1984-1990.
• Masuk Desa Tercepat Selesaikan APBDes, Desa Inan Bisa Gunakan Dana Desa Dua Tahap Sekaligus
• Dinas Pendidikan Barito Kuala Kalsel Nilai Rencana Penghapusan Guru Honor Tak Masuk Akal
• Percantik Wajah Kota Amuntai Kalimantan Selatan, Disperkim Ingin Rancang Taman Vertikal
• ALHAMDULILLAH Ongkos Naik Haji (ONH) 2020 Tak Naik, BPIH Tetap Rp 35.235.602, Fraksi DPR Setuju
• Kisah Ashanty Usir Aurel Hermansyah Diungkap ke Atta Halilintar, Putri Krisdayanti Lakukan Ini
• Ayu Ting Ting Panen Hujatan Saat Fotonya Bareng Luna Maya, Nagita Slavina, Agnez Mo & Krisdayanti
Selanjutnya, pada tahun yang hampir bersamaan ia terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Ahli Boga Indonesia Pusat 1987-1999 ini.
Menurut Dewi Motik, masih cukup banyak wadai khas Banjar yang tidak ada di daerah lain.
"Kuliner-kuliner ini harus dilestarikan dan hanya kurang promosi saja," paparnya.
Pendiri dan Ketua Umum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) periode 2009-2014 ini menambahkan, bila dikelola dengan baik, menu di atas bisa menjadi kuliner nadional dan internasional.
Perempuan kelahiran Jakarta, 10 Mei 1949 ini mencontokan princes chicken itu masakannya biasa saja, tapi bisa mendunia.
"Masakan daerah seperti di Banjar ini juga bisa, asalkan dipromosikan secara gencar," ungkapnya.
Dia mengingatkan pengusaha kuliner sepert catering di Banua menjaga rasa agar tak berubah.
"Bila masakan enak, dimana pun tempatnya pasti didatangi orang. Tak kalah pentingnya dijaga kejujuran dan terus menerus pendekatan sama orang lain," pungkasnya. (Banjarmasin post.co.id/Syaiful Anwar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pembina-dpp-asosiasi-pengusaha-jasaboga-indonesia-apji-hj-dr-dewi-motik-pramono.jpg)