Kalselpedia
Kalselpedia: Janda Desa Danda Jaya dari Bibit Berkualitas, Gurih Dinikmati
BILA berkunjung ke Kabupaten Batola ada yang kurang bila belum melihat keberadaan janda-janda di kabupaten setempat.
Penulis: Edi Nugroho | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, Kalselpedia - BILA berkunjung ke Kabupaten Batola ada yang kurang bila belum melihat keberadaan janda-janda di kabupaten setempat.
Selain, janda di Kabupaten Batola rasanya gurih jika dinikmati, janda-janda tersebut mempunyai bibit kualitas yang baik.
Nah, janda-janda itu ada di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedaauh, Kabupaten Batola.
Janda ini bukan istri yang bercerai atau ditinggal mati suaminya.
Tapi janda itu singkatan jamur danda (Janda) atau jamur tiram danda di Desa Danda Jaya.
• Kalselpedia: Desa Danda Jaya, Rantau Bedauh Batola, Penghasil Janda Terbanyak di Kalimantan
• KalselPedia: Profil Kelurahan Karangan Putih Kecamatan Binuang Tapin
Menyebut janda, pasti orang berpikir agak ngeres.
Bekas istri orang atau ditinggal mati suami.
Tapi janda ini menarik.
Desa Danda sudah cukup lama membudidayakan janda.
Ada sepuluh kelompok yang aktif.
Kalau musim panen, satu hari bisa panen satu kuital janda.
Jumlah yang tidak sedikit.
Janda ini sudah dikembangkan lama oleh warga Desa Danda Jaya.
Hanya pada 2019 ini, pihak desa melalui Bumbes memberikan penyertaan modal kepada para kelompok usaha janda tersebut.
Melihat pengolahan janda-janda di Desa Danda, dan hasilnya, pasti selalu menarik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/budidaya-jamur-danda-janda-atau-jamur-tiram.jpg)