Kalselpedia
Kalselpedia: Makam Sultan Suriansyah dan Sumur yang Tak Pernah Mengering di Kuin Utara
Makam Sultan Suriansyah adalah pekuburan raja Banjar pertama yang memeluk Islam di Bumi Lambung Mangkurat
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, Kalselpedia - Makam Sultan Suriansyah adalah pekuburan raja Banjar pertama yang memeluk Islam di Bumi Lambung Mangkurat .
Bertempat di Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kalsel.
Pada makam ini juga terdapat sejumlah tokoh kesultanan Banjar lainnya seperti Ratu Intan Sari, Sultan Rahmatullah, Sultan Hidayattullah, Khatib Dayan, Patih Dayan, Patih Masih, Senopati Antakusuma, dan lainnya.
Makam Sultan Suriansyah sebelumnya tidak seperti sekarang ini, kompleks pemakaman tersebut pernah dipugar tahun 1984/1985.
Bagian-bagian yang mengalami pemugaran tersebut diantaranya memperkuat pagar bagian bawah dengan slof beton, membersihkan dan membetulkan letak nisan makam.
• Kalselpedia: Janda Desa Danda Jaya dari Bibit Berkualitas, Gurih Dinikmati
• KalselPedia: Profil Kelurahan Karangan Putih Kecamatan Binuang Tapin
• Kalselpedia: Dinyatakan Terancam Punah, Bekantan Sering Dijadikan Maskot untuk Berbagai Event
Kemudian memperkuat dan merapikan letak marmer makam, memperbaiki ukiran-ukiran yang rusak serta mengembalikan cat makam seperti warna semula.
Makam Sultan Suriansyah di Kota Banjarmasin juga merupakan satu dari beberapa destinasi wisata religi yang dimiliki Kota Seribu Sungai khususnya Kecamatan Banjarmasin Utara .
Untuk menuju objek wisata ini, pengunjung bisa memilih dua akses yaitu darat dan sungai.
Bagi mereka yang ingin melalui jalur darat dari titik awal nol Kilometer Banjarmasin, bisa menyusuri Jalan DI Pandjaitan, S Parman, Pangeran, kemudian Jalan Kuin Utara.
Sedangkan bagi mereka yang ingin ke sana dari titik nol yang sama dengan menggunakan akses sungai, bisa menaiki perahu motor atau kelotok di dermaga Siring Tendean kemudian menyusuri sungai Martapura menuju Sungai Kuin.
Di Makam Sultan Suriansyah, wisatawan menemui sebuah sumur tua yang unik.
Kenapa disebut unik? Karena di musim kemarau, sumur tersebut tidak pernah kering.
Letak sumur berjarak beberapa puluh meter dari sungai besar yang ada di seberang kompleks pemakaman.
Meskipun demikian, air sungai tidak masuk atau bercampur dengan air yang ada di dalam sumur tua tersebut.
(banjarmasinpost.co.id /Ahmad Rizki Abdul Gani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/mengunjungi-makam-sultan-suriansyah.jpg)