Kalselpedia
KalselPedia: Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Masjid Terbesar di Kalsel
Masjid Raya Sabilal Muhtadin adalah masjid terbesar di Kalimantan Selatan (Kalsel) berlokasi di Pusat Kota Banjarmasin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, Kalselpedia - Masjid Raya Sabilal Muhtadin adalah masjid terbesar di Kalimantan Selatan (Kalsel) berlokasi di Pusat Kota Banjarmasin, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 1.
Masjid Raya Sabilal Muhtadin dibangun di area lahan seluas kurang lebih 100 ribu meter persegi.
Sedangkan luas bangunannya mencapai lebih dari 5.200 meter persegi.
Masjid Raya Sabilal Muhtadin memiliki kapasitas untuk menampung 15 ribu jamaah, dimana dari jumlah tersebut, 7.500 diantaranya dapat diakomodir di bagian dalam masjid sedangkan 7.500 di bagian teras masjid.
Pada bagian dalam masjid terdapat kubah utama yang memiliki diameter mencapai 38 meter.
Selain bangunan utama, masjid kebanggaan masyarakat Kalsel ini juga memiliki beberapa fitur lain termasuk lima menara masjid.
• KalselPedia: Masjid Raya Sabilal Muhtadin
• KalselPedia: Sejarah Pembangunan Masjid Raya Sabilal Muhtadin
• KalselPedia: Asal Usul Nama Masjid Raya Sabilal Muhtadin
• KalselPedia: Masjid Raya Sabilal Muhtadin Sempat Direnovasi Besar Tahun 2010
• KalselPedia: Masjid Raya Sabilal Muhtadin Sebagai Cerminan Budaya Islam di Kalsel
Empat menara diantaranya masing-masing menjulang setinggi 21 meter dan satu lainnya setinggi 45 meter.
Masjid Raya Sabilal Muhtadin mulai dibangun mulai Tahun 1974 di era kepemimpinan Gubernur Soebarjo.
Pembangunan awal secara simbolis dilaksanakan dengan pemancangan tiang pertama oleh Gubernur Soebarjo pada 10 Nopember 1974.
Namun ternyata rencana dan konsep pembangunan Masjid Raya Sabilal Muhtadin sebenarnya sudah dimulai bertahun-tahun sebelumnya yaitu pada era Kepemimpinan Gubernur Abrani Sulaiman.
Pembangunan sempat tertunda kurang lebih selama lima tahun disebabkan karena kondisi perekonomian, politik dan keamanaan saat itu belum sepenuhnya stabil.
Kegiatan ibadah pertamakali yang dilaksanakan masyarakat di masjid ini yaitu Shalat Idul Adha berjamaah pada 31 Oktober 1979 bertepatan pada Tahun 1399 Hijriah.
Shalat berjamaah tersebut dilaksanakan walaupun masjid belum sepenuhnya selesai dibangun.
Kurang lebih setelah selama tujuh tahun dibangun, tepatnya pada 2 Pebruari 1981, Masjid Raya Sabilal Muhtadin akhirnya rampung dan diresmikan oleh Presiden Soeharto.
Sebagai masjid raya di Kalimantan Selatan (Kalsel), tentu hampir dipastikan seluruh masyarakat Kalsel mengenal Masjid Sabilal Muhtadin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/20200205dhody-sisi-depan-masjid-raya-sabilal-muhtadin.jpg)