Berita Tabalong

Zainudin Terbangun Dengar Desarnya Aliran Air, Warga Juai Tanjung Saksikan Dapurnya Terendam

Zainudin terkejut dan terbangun dari tidurnya saat mendengar ada suara air mengalir cukup deras.

Zainudin Terbangun Dengar Desarnya Aliran Air,  Warga Juai Tanjung Saksikan Dapurnya Terendam
banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati
Banjir merendam Desa Juai Kabupaten Tabalong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG – Zainudin terkejut dan terbangun dari tidurnya saat mendengar ada suara air mengalir cukup deras. Dan saat melihat keluar rumah, benar saja jalan di depan rumahnya sudah terendam air,Kamis (06/02/2020) pukul 01.00 wita.

Dirinya langsung membangunkan anak dan istrinya untuk mengamankan barang yang berada di dapur karena air sudah merendam dapur. Sedangkan, ruang tamu masih aman.

“Untuk di halaman sudah melebihi lutut orang dewasa begitu juga di jalan desa, semakin kedalam air semakin dalam sudah ada yang sepinggang bahkan sedada orang dewasa,” ujar Zainudin warga Rt 02 Desa Juai Kecamatan Tanjung.

Zainudin langsung menyelamatkan barang berharga ke rumah keluarga yang tidak terkena banjir. Ia dan keluargapun, rencananya malam ini sudah akan ngungsi tidur di rumah keluarga terlebih jika tidak air tidak surut.

“Sebagian rumah disini merupakan rumah panggung jadi khawatir jika aliran air sangat deras rumah bisa terbawa air,” ujarnya.

VIDEO Misteri Gunung Kayangan Tanahlaut, Ada Terasa Aura Gaib

Asap Sempat Muncul dari Bangunan Dekat Gereja di Kota Banjarbaru

Pabrik Uang Teddy, Suami Lina Bikin Hotman Paris Takjub, Setara dengan Sule si Ayah Rizky Febian?

Ucapan Pacar Chef Renatta yang Bikin Rekan Chef Juna & Chef Arnold Ingin Lempar Sendal

Dirinya telah tinggal selama lebih dari 20 tahun di Desa Juai baru kali ini banjir sangat parah.

Zainudin yang merupakan petani karet berharap adanya terus bantuan makanan dari pemerintah karena saat ini tidak bisa bekerja.

Saat ini sebagian warga bahkan sudah mengungsi kerumah sanak saudara dan juga ke posko yang ditempatkan di kantor desa Juai.

Seperti yang dilakukan Diah salah seorang warga dirinya mengaku sudah sejak tadi malam mengungsi kerumah keluarga.

Dirinya kali ini pulang hanya untuk mengambil beberapa perlengkapan yang dibutuhkan.

“Sementara akan tinggal dirumah keluarga di Tanjung sampai air surut, barang berharga sudah diamankan, beberapa elektronik juga sudah diletakkan di tempat yang lebih tinggi.

Listrik juga telah dimatikan, dirinya khawatir air lebih tinggi dan dirinya memiliki anak berusia empat tahun yang membahayakan jika dibiarkan bermain di daerah banjir karena arusnya deras.

Banyak warga yang memilih meninggalkan rumah dan menginap dirumah keluarga. Karenanya warga juga meminta agar adanya petugas yang menjaga keamanan rumah warga yang ditinggalkan pemiliknya.

Sungai Tapin Meluap Berstatus Siaga Banjir, Ratusan Kepala Keluarga Terdampak

Petugas Temukan Silet dan Sendok Besi di Kamar Tahanan Rutan Kelas II B Marabahan

Pegawai Leasing Kendaraan di Kabupaten Tabalong Ditemukan Meninggal Dalam Kamar Hotel Banjarmasin

Jalan Desa Juai menuju Mahe dan Kecamatan Haruai Serta Bintang Ara terputus karena banjir, dan untuk menuju daerah tersebut bisa melewati jalan arah kalimantan timur melewati Kecamatan Muara Uya.

Sebagian besar di Kecamatan Haruai, Bintang Ara, dan Muara Uya sudah terkena Banjir. (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved