Wabah DBD

44 Warga Tala Positif DBD, Pemkab Belum Tetapkan KLB, Begini Penjelasan Kadinkes

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tala, Nina Sandra, mengatakan 44 warga Tala positif DBD.

44 Warga Tala Positif DBD, Pemkab Belum Tetapkan KLB, Begini Penjelasan Kadinkes
BPost Cetak
BPost edisi cetak Rabu (12/2/2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Tala, Nina Sandra, mengatakan 44 warga Tala positif DBD.

Berdasarkan data dinkes hingga Februari, terbanyak ada di Desa Sungai Cuka Kecamatan Kintap dengan jumlah 10 orang.

Sedangkan dari Puskesmas Tajau Pecah, hanya ada tiga orang.

Mengenai banyaknya pasien DBD di Puskesmas Tajau Pecah, Nina mengatakan data terbaru dari Puskesmas Tajau Pecah belum masuk.

Kewalahan Menangani Pasien DBD yang Membludak, Puskesmas Tajau Pecah Menampung Penderita di Tenda

Fakta Tramadol & Riklona Dipakai Lucinta Luna, Ini Efek Buruk Obat yang Bikin Pacar Abash Ditangkap

Dewi Perssik Ikut Dipecat dari LIDA 2020? Juga Ramai Dicari Sosok Soimah & Iis Dahlia di Acara Itu

"Itu yang di Tajau Pecah akan kami cek lagi apakah benar DBD atau cuma demam biasa,"ujarnya.

Mengenai kemungkinan ditetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB), Nina mengatakan tidak.

Untuk ditetapkan sebagai KLB harus ada korban meninggal setidaknya satu orang.

"Bupati yang menetapkan KLB. Tidak sembarangan," ujarnya.

Kasus meningkatnya pasien DBD di Tajau Pecah, menurutnya, hanya peningkatan kasus.

Dinkes sudah melakukan fogging di Desa Ambawang dari RT 1 hingga 6 sesuai permintaan masyarakat.

Meski begitu Nina meminta masyarakat melakukan pencegahan memberantas sarang nyamuk.

"Batu Ampar itu kan banyak karet. Nah mungkin di mangkok penampung getah itu ada jentik nyamuk," tambahnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved