Wabah DBD

Ada 26 Pasien dengan Gejala Panas Ditampung di Puskesmas Tiga Desa ini Paling Banyak Penderita DBD

Berdasarkan data Puskesmas Tajau Pecah, ada 26 pasien dengan gejala panas dalam dua hari terakhir.

Ada 26 Pasien dengan Gejala Panas Ditampung di Puskesmas Tiga Desa ini Paling Banyak Penderita DBD
BPost Cetak
BPost edisi cetak Rabu (12/2/2020) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tak hanya satu, puskesmas mendirikan dua tenda.

Namun tenda satunya tidak berisi pasien.

Berdasarkan data Puskesmas Tajau Pecah, ada 26 pasien dengan gejala panas dalam dua hari terakhir.

Sebanyak 23 pasien di antaranya positif DBD.

Camat Batu Ampar, Rika Amalia, kemarin, tampak menjenguk pasien.

Kewalahan Menangani Pasien DBD yang Membludak, Puskesmas Tajau Pecah Menampung Penderita di Tenda

Santi Kaget Melihat Penampakan Kartu Pesertanya Beda dengan Peserta CAT CPNS 2020 di Banjarbaru

Dewi Perssik Ikut Dipecat dari LIDA 2020? Juga Ramai Dicari Sosok Soimah & Iis Dahlia di Acara Itu

Dia mengatakan pasien membludak pada Senin hingga membuat puskesmas harus mendirikan

Di Batu Ampar, ada tiga desa yang paling banyak warganya terkena DBD yakni Ambawang, Duran Bungkuk, dan Jilatan Alur.

"Untungnya warga sigap begitu tahu badan panas langsung periksa ke puskesmas," ujarnya.

Rika mengatakan sudah dilakukan pengasapan dan pembagian bubuk abate di tiga desa tersebut.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved