Berita Banjarmasin

VIDEO Eksotika Anyaman Simpai Kerajinan Dayak

Satu aksesori tradisional Dayak Meratus, Kalsel, adalah anyaman simpai yang dibentuk menjadi gelang, kalung maupun cincin

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Salahsatu aksesori tradisional Dayak Meratus, Kalsel, adalah anyaman simpai yang dibentuk menjadi gelang, kalung maupun cincin. Biasanya jika berkunjung ke permukiman Dayak Meratus maka anyaman simpai menjadi cinderamata.

Kini di Banjarmasin sudah ada jasa anyaman simpai yang membuka layanan di kawasan siring Tendean, dekat Menara Pandang, Jl Piere Tendean, Banjarmasin, Kalsel.

Para penganyam simpai itu para pemuda asli Dayak Meratus, antara lain dari kawasan Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Balangan. Mereka kuliah di Banjarmasin dan membuka jasa anyaman simpai sebagai penghasilan tambahan.

Dijelaskan Ramidi, penganyam simpai, bahan diambil langsung dari kampung halaman mereka di pegunungan Meratus yang di hutan setempat bentuk tanamannya seperti pakis.

Darul Hijrah Kabupaten Banjar Adakan Adu Debat Berbahasa Inggris, Ini Tujuan yang Ingin Dicapai

Kalselpedia : Buah Maritam, Si Merah Berkulit Tebal Family Rambutan

VIDEO Saksi Tak Hadir, Sidang Korupsi Alkes RSUD Ulin di Pengadilan Negeri Banjarmasin Ditunda

Aksi Dewi Perssik Hamburkan Uang Saat Isu Dipecat dari LIDA 2020, Ini Nasibnya, Iis Dahlia & Soimah

"Secara umum orang bilang ini jangang yang biasa jadi bahan kopiah rajutan," ujarnya.

Proses menjadi simpai sebelumnya harus diserut sesuai ukuran diinginkan. Proses penganyaman memakan waktu 15 menit hingga hitungan jam, tergantung tingkat kesulitan. Adapun daya tahan simpai ini minimal hingga satu tahun dipakai.

Yusuf dari Kota Jogya, mengaku, karena suka jalan-jalan dia mencari kekhasan yang ada di daerah Kalsel. Sempat cari juga di youtube dan langsung tertarik dengan keunikan gelang simpai.(banjarmasinpost.co.id /salmah)

Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved