Kriminalitas Regional

FAKTA Mengejutkan Siswi SMA Ini Buang Bayinya, SHF Mengaku Main 2 Kali Sama Adiknya yang Masih SD

FAKTA Mengejutkan Siswi SMA Ini Buang Bayinya, SHF Mengaku Dihamili Adik Kandungnya yang Masih SD

FAKTA Mengejutkan Siswi SMA Ini Buang Bayinya, SHF Mengaku Main 2 Kali Sama Adiknya yang Masih SD
Getty Images via BBC
ilustrasi bayi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PASAMAN BARAT - FAKTA Mengejutkan Siswi SMA Ini Buang Bayinya, SHF Mengaku Dihamili Adik Kandungnya yang Masih SD

SHF, seorang siswi SMA di Pasaman Barat, Sumbar ditangkap polisi karena tega membuang bayinya sendiri hingga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh warga.

Berdasarkan pengakuannya, ia dihamili oleh adiknya yang masih belajar di sekolah dasar (SD).

Kasus ibu buang bayi tersebut terungkap setelah warga menemukan mayat bayi di daerah Kecamatan Rao Selatan, pada Minggu (16/2/2020) sore.

Dilansir dari Kompas.com, mayat bayi itu pertama kali ditemukan Syafriandi tergeletak dalam keadaan membusuk berada di saluran air kolamnya.

Hasil Dortmund Vs PSG Liga Champions - 2 Gol Erling Haaland Mampu Kalahkan Neymar dkk

UPDATE Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala, Anjing Pelacak Endus Aktivitas Terakhir Yusuf

Hasil Atletico Vs Liverpool Liga Champions - Stadion Wanda dari Surga Jadi Neraka bagi Moh Salah dkk

Kemudian warga itu melaporkannya kepada pihak kepolisian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kejadian.

Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, diketahui bahwa mayat bayi tersebut dibuang oleh orangtuanya sendiri yang masih siswi SMA di Pasaman Barat berisial SHF (18).

Polisi pun menangkap SHF pada Senin (17/2/2020) saat dalam perjalanan sepulang praktik lapangan yang diadakan sekolahnya di Batusangkar menuju Rao, tepatnya di depan Rumah Makan Tambuo Jorong Rambahan Kauman, Tanah Datar.

"Pelakunya sudah kita amankan sekarang. Diduga membuang bayi hasil hubungan sedarah dengan adiknya," kata Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya yang dihubungi Kompas.com, Selasa (18/2/2020).

Hendri mengatakan, saat ini pihaknya masih mengembangkan kasus itu dengan melakukan otopsi terhadap bayinya.

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved