Wabah Virus Corona

Sudah 44 Negara 'Teriak' Terpapar Virus Corona, Terungkap Begini Sebenarnya Virus Corona Menyebar

Sudah 44 Negara 'Teriak' Terpapar Virus Corona, Terungkap Begini Sebenarnya Virus Corona Menyebar

Editor: Didik Triomarsidi
AFP/YONHAP/SOUTH KOREA OUT
Para petugas dilengkapi pakaian pelindung menyemprotkan cairan desinfektan di sebuah pasar di daerah Daegu, Korea Selatan, menyusul meluasnya wabah virus corona di negara itu, Minggu (23/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sudah 44 Negara 'Teriak' Terpapar Virus Corona, Terungkap Begini Sebenarnya Virus Corona Menyebar

Jumlah negara yang mengonfirmasi adanya kasus virus corona sudah lebih dari 44 negara hingga Kamis (27/02/2020).

Secara global, jumlah kasus virus corona adalah sebanyak 82.455 kasus dengan jumlah 2.811 kematian.

Lantas bagaimana virus corona menyebar?

Melansir dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), virus corona diperkirakan menyebar terutama dari orang ke orang.

INNALILAHI Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Dengarkan Khotbah Jumat di Masjid Kebayoran Baru

VIRAL Video, WNI Terinfeksi Virus Corona Main TikTok Sambil Joget & Bernyanyi di Rumah Sakit Taiwan

Ibu Guru Ini Dihukum Orangtua Murid, Merangkak di Ruang Kelas Ditatap Muridnya dengan Sedih

Adapun proses penyebaran antara orang-orang yang berhubungan dekat satu sama lain yakni dalam jarak sekitar 2 meter.

Penyebarannya sendiri melalui tetesan pernapasan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk maupun bersin.

Tetesan tersebut bisa mendarat di mulut maupun hidung orang yang berada di dekatnya atau mungkin terhirup ke dalam paru-paru.

Saat seseorang menyentuh permukaan suatu benda yang terpapar, penularan virus corona Covid-19 ini mungkin saja terjadi.

Virus menyebar

Yakni ketika seseorang menyentuh permukaan, atau benda yang sudah terpapar virus kemudian menyentuh mulut, hidung atau mata mereka sendiri.

Akan tetapi, cara ini tidak dianggap sebagai cara utama untuk virus menyebar.

Orang-orang dianggap paling menular ketika mereka paling bergejala atau yang tengah sakit.

Namun beberapa penyebaran mungkin terjadi sebelum seseorang menunjukkan gejala.

Akan tetapi seseorang tanpa gejala ini tidak dianggap sebagai cara utama penyebaran virus.
Seberapa mudah virus menyebar dari orang ke orang dapat bervariasi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved