Breaking News:

Haul Guru Sekumpul

Relawan Sembelih 200 Sapi dan Ribuan Blek Beras untuk 2,5 Juta Jamaah Haul ke-15 Guru Sekumpul

Relawan Sembelih 200 Sapi dan Ribuan Blek Beras untuk 2,5 Juta Jamaah Haul ke-15 Guru Sekumpul

banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Relawan Haul Guru Sekumpul tengah mencuci beras di aliran irigasi Riam Kanan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Saat jemaah sibuk mencari tempat untuk mengikuti haul ke-15 KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Guru Sekumpul, petugas dan relawan sibuk mengatur dan melayani. Ini tidak hanya dilakukan relawan di posko induk di Kota Martapura, tapi juga di jalur menuju ibu kota Kabupaten Banjar tersebut.

Pantauan BPost, sejak Jumat (28/2) pagi, posko bertebaran di sepanjang jalan dari Kota Pelaihari (Tanahlaut) hingga Kota Martapura untuk melayani jemaah. Banyak dari posko itu menyediakan makanan dan minuman cuma-cuma. Bahkan ada yang menyediakan makanan secara prasmanan.

Relawan di Kota Martapura dan Banjarbaru lebih sibuk lagi. Ada yang bertugas di jalan mengatur lalu lintas, ada yang di dapur umum, di area parkir dan lainnya. Sebanyak 25 ribu relawan inti (Martapura-Banjarbaru) yang bergerak melayani jemaah.

Relawan juga mendirikan dapur umum inti sebanyak 175 unit untuk menyediakan konsumsi jemaah.

LINK Pantauan Terkini Suasana Haul Guru Sekumpul 2020, Cek Youtube Ar Raudah TV & CCTV Banjar

Haul ke-15 Guru Sekumpul, Bundaran Banjarbaru Mulai Ditutup, Minggu Malam, Jalan A Yani Satu Arah

Jemaah Tinggalkan Sekumpul, Relawan Posko Media Center Langsung Bergerak Pungut Sampah

Akan Melahirkan Saat Hadiri Haul Guru Sekumpul, Jemaah Ini Dievakuasi dengan Perahu Karet

Imam Musala Ar-Raudhah Sekumpul, H Sa’aduddin Salman, mengatakan pihaknya menerima banyak bantuan dan sumbangan masyarakat termasuk untuk konsumsi. Di antaranya sumbangan sekitar 200 sapi dan sembilan ribu blek beras. Logistik ini didistribusikan ke dapur umum lainnya di Martapura dan Banjarbaru. Pihaknya pun berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung dan menyukseskan kegiatan ini.

Dia juga mengimbau kepada jemaah untuk menjaga kebersihan. “Semboyan kali ini Datang Barasih Bulik Barasih,” katanya.

Menjelang acara haul pada Sabtu dan Minggu, lalu lintas dari arah Hulu Sungai menuju Martapura makin padat. Relawan pun sibuk melayani jemaah. Ini seperti yang terlihat di Posko Jalan A Yani Desa Pasarjati Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar.

“Jemaah bisa istirahat dan menikmati hidangan gratis di posko kami,” kata Majid, relawan di Posko Makanan Gratis Pasarjati.

Pada Jumat selepas isya, posko diserbu jemaah. “Sekitar tiga jam buka, alhamdulillah sekitar 50 liter beras dan 1.000 telur habis disantap jemaah yang mampir,” tambahnya.

Di posko tersebut, Hadrianoor, jemaah dari Kota Paringin Kabupaten Balangan, bersyukur dan merasa terbantu dengan banyak rest area yang tersedia di Jalan A Yani.

Ia berkendara roda dua bersama adik. “Alhamdulillah, sepanjang perjalanan kami banyak mendapati rest area dan nyaman singgah ketika sudah penat berkendara,” katanya.

Tak hanya relawan, momen ini juga dimanfaatkan banyak pedagang. Kehadiran jemaah yang kali ini diperkirakan bisa mencapai 2,5 juta menjadi berkah tersendiri bagi pedagang. Mereka berjualan makanan, minuman, pakaian, kopiah dan aksesori ibadah lainnya. Termasuk alas salat dari plastik.

Aldi, pedagang sajadah plastik, mengaku sejak tahun lalu berjualan alas salat. “Saya sejak Jumat tiba di Martapura. Saya menginap di showroom otomotif tak jauh dari simpangempat Jalan A Yani-Sekumpul ini,” ucapnya.

“Alhamdulillah sudah laku empat lembar. Nanti malam hingga besok pasti ramai. Saya jualan sekalian ikut haulan,” ucap warga Jalan A Yani Km 9,5 Kertakhanyar ini. (roy/lis/kur)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved