Berita Tabalong
Jembatan Desa Muang Tabalong Miring, Warga Melintas Pernah Terjatuh
Jembatan Desa Muang Tabalong kondisinya memprihatinkan. Jembatan miring sehingga Wargapun Pernah Jatuh
Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG – Infrastruktur jembatan yangada di Desa Muang Kecamatan Jaro merupakan salah satu akses utama bagi warga untuk melakukan aktifitas.
Jembatan tersebut juga menghubungkan ke desa tetangga seperti Desa Teratau dan Purui serta akses utama untuk menuju ke kantor kecamatan.
Sayangnya jembatan yang telah berusia puluhan tahun tersebut kondisinya sudah sangat memprihatinkan terlebih dalam dua tahun terakhir.
Kepala Desa Muang Mujahidin mengatakan belum lama ini ada salahsatu warga yang sempat terjatuh karena ban sepeda motor yang dikendarainya masuk ke lubang jembatan.
• Kalselpedia : Akan Direlokasi ke H Idak, Begini Kondisi Pasar Bauntung Banjarbaru di Jalan Laman
• Pabrik Wood Pelet di Desa Loktamu Lama Mangkrak, Sekda Banjar Sebut Sewa Jadi Opsi Operasional
• Mengungkap Sosok Ayu Maulida Putri, Puteri Indonesia 2020, Pernah Juara Asia Model Festival 2019
• Heboh Kalista Iskandar Tak Hapal Pancasila di Puteri Indonesia 2020 Dijawab, Sebut Bukan Akhir
“Warga kami terjatuh bahkan mengalami luka karena terjatuh dan mengenai bagian jembatan, beruntung tidak sampai parah dan masuk ke sungai,” ujarnya.
Warga langsung memperbaiki jembatan secara swadaya dengan memperbaiki jembatan menggunakan perlengkapan seadanya. Namun perbaikan tersebut hanya bersifat sementara perlu ada perbaikan permanen sehingga warga bisa melintasi jembatan tersebut dengan aman.
Jembatan tersebut juga digunakan untuk warga untuk mengangkut hasil pertanian maupun perkebunan. Warga Muang yang sebagian besar merupakan petani dan juga pekebun karet sering membawa hasil panen menggunakan sepeda motor.
“Karena jembatan yang saat ini sudah miring warga harus ekstra hati hati saat melewati jembatan tersebut terlebih saat membawa barang,” ujarnya.
Mujahidin menambahkan dirinya berharap jembatan tersebut bisa diperbaiki secara permanen, karena yang memanfaatkan bukan hanya desa Muang namun juga beberapa desa tetangga.
“Kami juga sudah mengimbau kepada warga yang melewati jembatan tersebut menggunakan kendaraan roda empat untuk tidak terlalu banyak membawa muatan karena kondisi jembatan yang rawan.
Terpisah Plt Camat Jaro Rahmatullah Putra mengatakan jembatan tersebut kondisinya memang sudah memprihatinkan dan membahayakan jika tidak segera diperbaiki.
Putra mengatakan jembatan memiliki panjang 16 meter dengan lebar 5 meter itu terbuat dari kayu namun karena usianya sudah tua sehingga banyak yang lapuk. Terlebih di bagian tiang karena dibawah jembatan merupakan sungai aktif yang masih deras dialiri air.
“Dua tahun lalu tanah dibagian bawah jembatan sempat turun sehingga membuat jembatan miring sampai saat ini, perbaikan sampai saat ini dilakukan hanya bersifat sementara,” ungkapnya.
Perbaikan jembatan ini sudah diusulkan melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) desa dan kecamatan. Dan saat ini juga diajukan ke Musrenbang Kabupaten, sebelumnya sudah diajukan selama empat tahun terakhir.
“Kami berharap kali ini bisa disetujui untukbisa dilakukan perbaikan, karena sudah empat tahun terakhir kami ajukan melalui Musrenbang,” ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kondisi-jembatan-desa-muang-kecamatan-jaro-yang-memprihatinkan.jpg)