Pilgub Kalteng 2020
Video DPRD dan KPU Kalteng Rapat Tertutup Bahas Persiapan dan Dana Pilgub
Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan rapat dengar pendapat bersama komisioner KPU setempat hingga empat jam, membahas persiapan
Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan rapat dengar pendapat bersama komisioner KPU setempat hingga empat jam, membahas persiapan pelaksanaan Pilgub Kalteng dan soal pengelolaan dana Pilgub Kalteng yang disimpan di Bank Tabungan Negara (BTN), Selasa (10/3/2020).
Pengelolaan dana Pilgub Kalteng sebesar Rp 250 miliar di BTN oleh KPU Kalteng, dengan reward dapat 3 mobil untu kegiatan KPU, menjadi sorotan kalangan DPRD Kalteng. Dewan menilai tidak etis lantaran terkesan hanya ingin mendapatkan reward mobil.
Pihak DPRD Kalteng menghendaki agar dana yang diambil dari APBD Kalteng untuk pelaksanaan Pilgub Kalteng tersebut, selayaknya tidak disimpan di BTN, tapi di Bank Kalteng. Karena, dana tersebut merupakan dana hibah kepada KPU untuk kegiatan pelaksanaan Pilgub.
"Kesannya tidak etis, jika dana yang berasal dari APBD Kalteng tersebut tidak di simpan di Bank Kalteng yang merupakan bank milik daerah. Apalagi, penyimpanan itu ada kesan karena adanya reward tiga mobil yang diberikan BTN kepada KPU," beber Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Yohanes Freddy Ering.
• DPRD Kalteng Soroti KPU yang Dapat 3 Mobil dari Bank Tempat Simpan Dana Pilgub Kalteng
• VIDEO Kepala KPH Pulaulaut Ditodong Pemilik Kayu Bersenjata Api Rakitan
• Kepala KPH Pulaulaut Ditodong Senjata Api Rakitan, Pelaku Ditangkap di Sungai Tabuk Kabupaten Banjar
• Operasi Antik 2020, Polres Batola Amakan 17 Orang, Satu Diantaranya Wanita Jual Zenit
• Kehamilan Nia Ramadhani Disinggung Kakak Ipar, Jessica Iskandar Tanya Ini ke Istri Ardi Bakrie
Freddy mengatakan, pihaknya menyetujui penggunaan dana Rp250 miliar untuk kegiatan KPU dalam penyelenggaraan Pilgub Kalteng tersebut, terpaksa mengorbankan program pembangunan fisik yang harusnya dikerjakan dalam tahun 2020 ini.
Sementara itu, Ketua KPU Kalteng, Harmain Ibrohim, mengatakan, pihaknya dalam menyimpam dana di BTN tersebut sudah sesuai dengan ketentuan. Tidak melanggar ketentuan KPU dan dalam pelaksanaan prosedurnya juga sudah melalui beauty contest oleh beberapa bank.
"Ada beberapa bank yang ikut dalam kontes untuk penyimpanan dana tersebut, di antaranya adalah BTN, BRI dan Bank Kalteng. Tetapi setelah dilakukan seleksi ternyata yang goal adalah BTN, bukan Bank Kalteng. Karena, Bank Kalteng tidak sampai tahapan akhir, sehingga dana akhirnya disimpan di BTN dan 40 persen dana sudah masuk ke BTN," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)