Berita Batola
Kurang Komputer UNBK 2020, SMKN 2 Marabahan Batola Pinjam Laptop Guru dan Siswa
Kurang Komputer UNBK 2020, SMKN 2 Marabahan Batola Pinjam Laptop Guru dan Siswa
Penulis: Edi Nugroho | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID - SMKN 2 Marabahan Kabupaten Batola terus mengintesifkan latihan soal-soal persiapan menghadapi ujian nasional berbasis komputer (UNBK).
SMKN setempat juga melakukan pembelajaran seperti biasanya namun di dalam pembelajaran tersebut anak diberikan latihan soal-soal
“Siswa kami juga latihan soal sesuai kisi-ksii Ujian Nasional (UN). Anak-anak diarahkan untuk belajar kelompok dalam menyelesaikan soal-soal sehingga mereka bisa saling bertukar pikiran untuk memecahkan soal yang dianggap sulit,” kata Kepala Sekolah SMKN 2 Marabahan, Agustin Purnomo Sari, Jumat (13/3/2020).
Menurut Agustin, SMKN 2 Marabahan juga menggelar doa bersama dan sholat hajat sebelum ujian nasional di laksanakan agar kegiatan lancar, sukses dan mendapatkan.nilai yang terbaik.
• Gisella Anastasia & Nia Ramadhani Pakai Baju Tidur Disorot, Jessica Iskandar Pamer Bridal Shower
• Tas Mewah Seharga Rp 90 Juta, Jam Rolex Rp 100 Juta dan Lainnya Milik Eks Bupati Talaud Dilelang KPK
• Diterjang Angin Kencang, Atap Dua Rumah di Kertak Hanyar Kabupaten Banjar Terbang
• Blasting Tambang Batubara Bikin Warga Pantai Cabe Tapin Risau, Dinding Rumah Alami Retak
Pihak sekolah, bahkan juga mengundang orang tua agar ikut memotivasimengawasi dan mendoakan anak-anak mereka dalam belajar.
Dipaparkanya, untuk sarana prasarana UNBK, SMKN 2 Marabahan memerlukan 120 komputer dan 7 server. Nah yang dimiliki sekolah ada 111 unit komputer dan 7 server termasuk bantuan yang baru didapatkan dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel.
“Untuk kekurangan komputer, maka SMKN 2 Marabahan meminjam komputer atau laptop punya guru dan siswa. Kami mengusahakan agar UNBL dapat dilaksanakan 2 sesi saja untuk siswa 228. Kapasitas internet 150 Mbps,” kata Agustin. (banjarmasinpost.co.id/edi nugroho)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/dua-pelajar-repatriasi-di-smkn-2-marabahan-asal-malaysia.jpg)