Berita Tanahlaut

Selama 14 Tahun Tidak Update, RSUD Hadji Boejasin Bakal Naikan Tarif Layanan

Selama 14 tahun tidak update tarif, RSUD Hadji Boejasin merencanakan kenaikan tarif layanan rumah sakit setempat

istimewa
Bupati Tanahlaut H Sukamta saat meninjau RSUD Hadji Boejasin Pelaihari. Nama ruangan di rumah sakit ini, kini menggunakan nama-nama pendiri Kabupaten Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hadji Boejasin Pelaihari bakal melakukan penyesuaian tarif pelayanan pasien di rumah sakit setempat.

Direktur RSUD Hadji Boejasin, dr Isna Farida bakal membenarkan akan diberlakukannya penyesuaian tarif RSHB di 2020 ini.

Penyesuaian ini, sudah sewajarnya dilakukan lantaran RSHB sudah tidak update atau memperbaharui tarif pelayanannya sejak 14 tahun lalu.

"Penyesuaian tarif ini dilakukan terakhir 2006 lalu, sampai sekarang belum terakomodir jadi sekarang akan kita lakukan," ujarnya.

Warga Kalsel Positif Corona Pasien RSUD Ulin, Berikut Indentitas dan Perjalannya Sebelum Terjangkit

Pasca Tugas Kunker ke Luar Daerah, Satu Anggota DPRD Balangan Kini Berstatus ODP

Beda Tabiat Febby Rastanty & Natasha Wilona Diungkap Adik Verrell Bramasta, Ini Kata Athalla Naufal

Anak Sule & Lina Datangi Rumah Teddy, Putri Delina Perlihatkan Kondisi Adik Tiri Rizky Febian

Namun penyesuaian tarif ini, takkan berdampak bagi pasien BPJS lantaran pasien BPJS sudah dicover BPJS dalam biayanya. Penyesuaian, hanya berlaku bagi pasien umum yang berobat ke RSHB.

Lalu apa saja tarif pelayanan yang akan disesuaikan. dr Isna mengatakan ada banyak tarif salah satunya tarif pelayanan rawat jalan dokter spesialis.

Ia menyebut, saat ini tarif rawat jalan dokter spesialis biayanya Rp 15 ribu. Dengan adanya penyesuaian maka tarif akan berubah menjadi Rp 60 ribu.

"Tarif ini lebih murah dibanding Banjarbaru yang sudah memasang tarif Rp 65 ribu dan Tanahbumbu yang sudah memasang tarif sekitar Rp 65 atau 75 ribu," jelasnya.

Penyesuaian tarif pelayanan rawat jalan ke dokter spesialis tersebut ujarnya demi menghargai jasa dokter spesialis.

"Kalau 15 ribu rasanya sedikit sekali bagi jasa mereka," sebutnya.

Terkait penerapan, tambah dr Isna akan disosialisasikan sekitar awal April.

"Perbup nya ada tapi sekarang masih tahap revisi," ujarnya.

Alasan Tak Terduga Anji Manji Unfollow Ria Ricis, Eks Vokalis Drive Dicecar Fans

Jodoh Luna Maya Kembali Disinggung Gegara Mantan Ariel NOAH itu Lakukan Hal Ini

Ia menekankan penyesuaian tarif takkan berpengaruh terhadap pasien BPJS karena tarif hanya berlaku pada pasien umum.

Sebelumnya Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) RSHB turun karena banyak faktor misalnya sarana prasarana dan lainnya. (banjarmasinpost.co.id/milna sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved