Berita Banjarmasin

Sikapi Pandemi Virus Corona, Habib Aboe Bakar Minta Kemenkumham Tata Lapas Teluk Dalam

Sikapi Pandemi Virus Corona, Habib Aboe Bakar Minta Kemenkumham Tata Lapas Teluk Dalam

Penulis: Rendy Nicko | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Lembaga Permasyarakatan Banjarmasin, Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kondisi over kapasitas mayoritas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), termasuk di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) harus disikapi cepat oleh Kemenkumham.

Terlebih saat ini Virus Corona atau COVID -19 sedang mewabah.

Anggota Komisi III DPR RI Habib Aboe Bakar Alhabsyi meminta kepada Kemenkumham untuk mengambil langkah cepat utamanya untuk menata Lapas agar siap menghadapi persebaran Covid-19 atau Virus Corona.

"Seperti yang terjadi di Dapil saya, ada Lapas Teluk Dalam, kapasitasnya hanya mampu menampung 366 orang. Namun kenyataannya saat ini dihuni lebih dari 2.600 orang warga binaan. Kondisi serupa juga terjadi di Jakarta, kapasitas ideal Lapas Cipinang 850 orang, namun saat ini mengalami kelebihan kapasitas tampung hingga 3.955 warga binaan," ungkap Legislator Fraksi PKS DPR RI ini kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (24/3/2020).

Jumlah Donasi Raffi Ahmad & Nagita Slavina Saat Wabah Virus Corona Bocor, Kakak Syahnaz Sebut Ini

Efek Pandemi Virus Corona, Cicilan Ditangguhkan 1 Tahun dan Penurunan Bunga, Jokowi Ungkap Syaratnya

Akhirnya Foto Bareng Laudya Cynthia Bella & Engku Emran Muncul Saat Malaysia Lockdown Virus Corona

Menurut Habib Aboe Bakar Alhabsyi, dengan kepadatan yang extra seperti itu tentunya akan sangat rentan dalam penyebaran Virus Corona.

Tentunya langkah antisipatif harus segera diambil.

"Pertama, perlu ada pembatasan kunjungan, hal ini untuk melindungi agar tidak ada carier yang membawa Covid-19 ke dalam lapas. Kedua, perlu ada menjaga kebersihan dalam lapas, dengan menyemprotkan desinfektan dan mengatur pola hidup sehat untuk semua penghuni lapas. Ini adalah bagian dari langkah pencegahan penyebaran corona dalam lapas," kata dia.

Ketiga, lanjutnya, petugas dan penghuni lapas secara berkala perlu di cek suhu tubuhnya.

Hal ini untuk memastikan mereka dalam kondisi sehat dan tidak demam tinggi, tidak pula menunjukkan gejala lain dari Virus Corona.

"Keempat, para sipir dan petugas perlu mendapatkan alat pelindung diri seperti masker dan hand sanitizer untuk memberikan perlindungan kepada mereka," ucap Habib Aboe Bakar Alhabsyi.

(banjarmasinpost.co.id/rendy nicko)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved