Wabah Virus Corona

Amerika Lockdown Tentaranya 60 Hari Tak Boleh Pelesir Keluar Negeri Agar Bebas dari Covid-19

Amerika Lockdown Tentaranya 60 Hari Tak Boleh Pelesir Keluar Negeri Agat Tak Tertular Covid-19

Editor: Didik Triomarsidi
Zimbio
Amerika Serikat lockdown tentaranya selama 60 hari tidak boleh keluar negeri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Mark Esper telah mengeluarkan perintah penghentian pergerakan untuk militer AS yakni dengan menghentikan semua perjalanan dan pergerakan ke luar negeri hingga 60 hari.

Dikutip dari Reuters, Esper mengatakan, hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membatasi penyebaran virus corona melalui militer.

Esper mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Reuters bahwa perintah itu berlaku untuk semua pasukan AS, personel sipil, dan keluarga.

Meski demikian, akan ada beberapa pengecualian.

Ashanty & Aurel Hermansyah Dapat Bocoran Obat dari Pasien Virus Corona yang Sembuh, Anang Bereaksi

Mau Dapat Kelonggaran Cicilan Kredit 1 Tahun Ala Presiden Jokowi? Simak Syarat-syaratnya Ini

BREAKING NEWS- Kejar-kejaran dengan Perampok, Mobil Satlantas Polres Tanahlaut Terjun ke Rawa

BREAKING NEWS - Satu Warga HSS Kalsel Suspect Virus Corona, Dokter: Pasien Layak Diisolasi

Prediksi Epidemi Covid-19 Bakal Cepat Berakhir, Peraih Nobel Ini Melihat Titik Balik Corona di China

"Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kami tidak membawa virus kembali ke rumah, menginfeksi orang lain, bahwa kami tidak menyebarkannya ke militer," kata Esper.

Sejauh ini, kebijakan tersebut merupakan yang paling luas dan akan memengaruhi kekuatan di seluruh dunia.

Esper mengatakan satu pengecualian terhadap perintah itu adalah penarikan yang sedang berlangsung di Afghanistan, yang masih akan tetap berlanjut.

Amerika Serikat telah menyatakan komitmennya untuk mengurangi jumlah pasukannya di Afghanistan menjadi 8.600 dalam 135 hari sejak penandatanganan kesepakatan dengan Taliban bulan lalu.

Penarikan penuh dari seluruh pasukan AS dan koalisi akan terjadi dalam waktu 14 bulan sejak kesepakatan ditandatangani, jika Taliban mempertahankan kesepakatan terakhirnya.

"Perintah tersebut (penghentian pergerakan) tidak akan berdampak terhadap Afganistan," kata Esper seperti yang dikutip Reuters.

Sebelumnya, militer AS mengatakan pihaknya juga akan meningkatkan keamanan terkait kesehatan di pangkalan di seluruh dunia karena penyebaran virus corona.

Mereka mengakui, ada pertumbuhan yang signifikan dalam tingkat infeksi di seluruh pasukan.

Pentagon mengatakan pihaknya meningkatkan status perlindungan kesehatannya (Health Protection Condition/HPCON), menjadi Charlie, atau tingkat tertinggi kedua, yang menunjukkan transmisi masyarakat berkelanjutan.

Pentagon mengumumkan 53 kasus baru anggota layanan yang terinfeksi pada hari Rabu, sehingga total dunia menjadi 227.

“Kurva kami tidak rata. Dan itulah sebabnya kami menaikkan HPCON menjadi Charlie hari ini, yang mencakup pembatasan pada pertemuan besar dan termasuk jarak sosial tambahan," jelas Brigadir Jenderal Angkatan Udara Paul Friedrichs, ahli bedah staf gabungan militer AS. (Barratut Taqiyyah Rafie/Sumber: Reuters)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cegah Tertular Corona: Pentagon 'Lockdown' Tentara AS, 60 Hari Tidak Boleh ke Luar Negeri,

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved