Talenta Talenta Unik Disabilitas Banua

Tak Bisa Melihat, Tapi Tunanetra dari Kabupaten Banjar Ini Juara Nulis Cerpen

Panca indera memang teramat berharga. Namun itu bukan lah segalanya dalam hidup ini. Tekad kuat dan semangat pantang menyerahlah

Tak Bisa Melihat, Tapi Tunanetra dari Kabupaten Banjar Ini Juara Nulis Cerpen
BANJARMASINPOST.CO.ID/ROY
Ikhsanul Sodikin selalu ekspresif tiap membaca puisi, seperti saat tampil pada peringatan Hari Disabilitas Internasional beberapa waktu lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Panca indera memang  teramat berharga. Namun itu bukan lah segalanya dalam hidup ini.

Tekad kuat dan semangat pantang menyerahlah yang menjadi penentu kesuksesan seseorang.

Hal itu pula yang selama ini dimaknai oleh para tunanetra yang menghuni Panti Sosial Bina Sejahtera (PSBN) Fajar Harapan. Di asrama yang beralamat di Jalan A Yani Km 37,5, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), inilah mereka belajar berkarya.

Di tengah keterbatasan fisik itu, mereka mampu membuktikan punya kemampuan seperti orang-orang normal lainnya.

Bahkan pada Oktober 2018 lalu, dua orang dari mereka sukses meraih juara nasional menulis cerpen dan puisi.

BREAKING NEWS: Mayat Perempuan Ditemukan di Dalam Kamar Tidur di Kebun Bunga Banjarmasin

Petugas Polsek Banjarbaru Barat Kalsel Temukan Ratusan Botol Minuman Keras di Belakang Warung

Penghuni Panti Sosial Bina Netra Fajar Harapan Martapura yang Piawai Main Gitar dan Mencipta Lagu

Masa Puncak & Berakhirnya Virus Corona Terungkap, Ini Kata Peneliti ITB & Ustadz Abdul Somad

Luna Maya Bagikan Foto dengan Ariel Noah, BCL dan Gading Marten, Sampaikan Ini ke Sahabat

Keduanya, yakni Ikhsanul Sodikin (17) dan Muhammad (20). Berkat ketekunan belajar dan semangat yang menggelora, kedua siswa kelas XI SLB-A Negeri 3 Martapura ini sukses mengukir prestasi tingkat nasional yang dihelat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Pada Festival dan Lomba Literasi Anak Berkebutuhan Khusus 2018 pada 27-31 Oktober lalu di Jakarta tersebut, Sodikin meraih Juara II Cipta Baca Puisi SMPLB/SMALB dan Muhammad merengkuh Juara III Menulis Cerpen SMALB.

Ajang ini diikuti anak berkebutuhan khusus (ABK) yakni tunanetra, tunarungu, tunadaksa.

Berkat prestasi itu, Ikhsan mendapat hadiah uang sebesar Rp 7 juta, sedangkan Muhammad mendapat Rp 5 juta.

Hadiah itu mereka gunakan untuk menopang kemampuan demi masa depan yang lebih cerah.

"Hingga kini keduanya tetap semangat berkarya memperdalam kemampuannya," tutur Aadn Setiawan, guru SLBN 3 Martapura, kemarin. (Banjarmasinpost.co.id/Roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved