Berita Kotabaru

Ketua Komisi II DPRD Kotabaru Jery Luminta Temukan Kapal Asing, Langsung Suruh Menjauh dari Daratan

Ketua Komisi II DPRD Kotabaru (Kalsel), Jery Luminta, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pelabuhan Sahang milik PT Minamas Group dan mendapati dua

ISTIMEWA
Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Jery Luminta, saat sidak di pelabuhan Sahang milik PT Minamas Group dan mendapati 2 kapal asing, dari Maiaysia dan Vietnam, Jumat (27/2/1010). 

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Ketua Komisi II DPRD Kotabaru (Kalsel), Jery Luminta, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Pelabuhan Sahang milik PT Minamas Group dan mendapati dua kapal asing berbendera Malaysia dan Vietnam, Jumat (27/3/2020).

Bersama unsur forkopimda setempat, selanjutnya meminta kapal asing itu untuk menjauh dari daratan karena Jery menduga belum melalui prosedur pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19). 

"Sesuai informasi masyarakat, saya mengira yang sandar di pelabuhan cuman kapal berbendara Malaysia. Ternyata ada dua kapal, satunya berbendera Vietnam dengan jumlah ABK 17 orang dan baru tiba Jumat, 27 Maret 2020 pagi," kata Jery kepada banjarmasinpost.co.id.

Sementara itu, berdasarkan aturan dikeluarkan pemerintah pusat, setiap kapal asing yang baru tiba tidak diperbolehkan sandar apalagi melakukan aktivitas sebelum menjalani isolasi selama 14 hari. 

"Makanya saya langsung minta agar para ABK yang ada di kapal Vietnam tidak turun dari kapal. Itu tindakan saya yang pertama," jelas Jery.

Pemeriksaan dari petugas Puskesmas setempat, ada beberapa yang sedikit batuk.

Raffi Ahmad Sesak Nafas Terdampak Berita Virus Corona, Kondisi Suami Nagita Slavina Diungkap Dokter

Perut Buncit Gisella Anastasia Disorot Saat Foto Mesra Bareng Wijin, Ini Penampakannya

VIDEO Ketua Pelaksana Tim Gugus Pencegahan Covid 19 Kabupaten Tanahbumbu Pantau Pos di Bandara

Imbas Corona, Nasa Hotel Banjarmasin Tutup Sementara, Manajemen Jamin Tidak Rumahkan Karyawan

VIDEO Feri Penyeberangan di Alalak Banjarmasin Disemprot Disinfektan, Begini Petugas Cegah Covid-19

Menurut Jery, dirinya bingung karena kapal asing bisa lolos ke Sungaidurian.

Dia juga mendapat informasi dari agen sempat bahwa ada kapal lain di Pelabuhan Bakau dan ada ABK yang sakit batuk dan demam. 

"Lho saya langsung bilang, itu bahaya. Saya bilang, tolong sampaikan ke anggota bapak (pihak agen), sterilkan di kapal. Jangan diturunkan. Kemudian saya langsung koordinasi dengan Dinkes," ucap Jery. 

Dia pun meminta ABK yang sakit untuk tidak turun ke darat. (Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved