Berita Tanahbumbu

Kasus DBD Bertambah, 9 Orang Dirawat RSUD Tanahbumbu, Penderita Terbanyak di Tiga Lokasi Sini

Kasus DBD Bertambah, 9 Orang Dirawat RSUD Tanahbumbu, Peenderita Terbanyak di Tiga Lokasi Sini

istimewa
Kabag Tata Usaha RSUD Tanbu, M Shaleh, saat pantau petugas jaga pasien DBD 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Penderita kasus DBD di Kabupaten Tanahbumbu terus bertambah.

Di tengah antisipasi pencegahan virus corona atau covid-19 di Kabupaten Tanahbumbu, angka kasus DBD malah bertambah.

Pada Jumat (27/3/2020) kemarin, sebanyak 6 pasien yang dirawat di RSUD dr H Andi Andurrahman Noor Tanahbumbu.

Berselang satu hari, pasien yang dirawat kembali alami penambahan.

Penyakit ini bahkan sudah membuat dua warga Tanahbumbu meninggal dunia.

Ini juga harus menjadi perhatian dan perlu antisipasi jaga lingkungan dengan menerapkan 3 M plus.

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor Tanbu, M Shaleh, Sabtu (28/3/2020) mengakui untuk penderita penyakit DBD di RSUD masih banyak yang dirawat.

Rafathar Pakai Alat Pernafasan Saat Virus Corona Mewabah, Raffi Ahmad & Nagita Slavina Ucap Ini

Kesal Baim Wong Diam-diam Keluar Rumah saat Wabah Corona, Paula Semprot Ayah Kiano Pakai Disinfektan

Tahlilan 40 Hari Meninggalnya Ashraf Sinclair Terpaksa Ditiadakan, BCL Sebut Gara-gara Wabah Corona

"Hari ini ada penambahan 3 pasien, padahal kemarin masih ada 6 pasien juga. Jadi totalnya hari ini sudah ada 9 pasien penderita DBD yang masih dirawat," katanya.

Shaleh juga menyebutkan, selama Januari ada sebanyak 103 orang yang dirawat.
Sementara di Februari ada sebanyak 169 orang dan Maret sampai hari ini sudah 68 orang pasien yang dirawat di RSUD.

"Jadi memang masih ada penambahan kasus DBD hingga hari ini," katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Tanahbumbu, Setia Budi, saat dibubungi via telpon mengaku masih di lapangam dan data tidak dia pegang.

Namun memang dia mengakui ada penambahan kasus DBD.

Sementara itu, Kasi P2P Dinas Kesehatan Tanbu, Lina, menambahkan, untuk kasus DBD memang sudah cukup tinggi.

Sudah sekitar 400an lebih yang menderita DBD namun sebagian besar sudah sembuh.

Dari jumlah tersebut ada 2 orang yang meninggal dunia.

"Kasus DBD ini sudah menyebar di 10 kecamatan di Tanbu. Yang paling banyak di daerah Karang Bintang, Batulicin dan Simpangempat. Setiap ada yang terkena, kami juga langsung turun lakukan fogging di tempat tersebut," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved