Wabah Virus Corona

Tangis Petugas Medis Dikucilkan Imbas Virus Corona, dr Tirta Ungkap Kisah Pilu Ini

Cerita pilu petugas medis yang sampai menangis karena dikucilkan karena tangani pasien Virus Corona atau Covid-19 diungkap dr Tirta Mandira Hudhi.

Editor: Murhan
Instagram @dr.tirta
Dr. Tirta ketika menyerahkan chamber dan APB kepada RSUD Tanah Abang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Cerita pilu petugas medis yang sampai menangis karena dikucilkan karena tangani pasien Virus Corona atau Covid-19 diungkap dr Tirta Mandira Hudhi.

Pria yang akrab disapa Dokter Tirta itu menceritakan ada tenaga medis harus pulang ke rumah masing-masing, mereka justru dikucilkan, dijauhi warga sampai diusir dari lingkungan rumah mereka.

Oleh karenanya, Dokter Tirta mengedukasi warga lewat instagramnya yang dikutip Wartakotalive.com, Rabu (1/4/2020).

Dia pun mengaku banyak cerita yang masuk ke emailnya tentang perlakuan pada petugas medis yang menangani Virus Corona.

Video Iis Dahlia Soal Debt Collector Lebih Ditakuti Ketimbang Covid-19, TikTok Sohib Uya Disorot

Boyong 75 Orang, Raffi Ahmad & Nagita Slavina Disuntik Ini Cegah Covid-19, Gading Marten Ikut

Terobosan Luna Maya Soal Kisah Cintanya, Lakukan Hal Ini pada Bisnisnya

Video Bocah Dijemput Ambulans Diduga Karena Covid-19 Buat Ruben Onsu si Ayah Betrand Peto Nangis

Bahkan, Dokter Tirta juga menyinggung soal HIV/AIDS.

"Banyak cerita masuk ke email saya, tenaga medis dijauhi, mendapat stigman negatif karena melawan covid. Stress, pressure, sampe ada yg menangis di rumah tiap pulang

Ada penderita baru ODP, dan PDP, di kucilkan, kaya dianggep aib. Sampe akhirnya KETUA RT harus mengedukasi tiap rumah

Kawan. Covid 19 itu menular lwt droplet. Dia bisa via airbone, itu pun hanya kalo ada tindakan medis di mulut yg pake aerosol.

So yg paling mungkin kena airbone ya tenaga medis. Makanya pake faceshield

Kalo warga, kehidupan kampung, yo ga ngaruh. Jangan jauhi donk

Dari zaman HIV AIDS, ODHA sering mendapatkan stigma buruk dari rakyat.

Sekarang COVID. Why? Kenapa selalu orngnya kita kucilkan? Bayangkan kalo itu keluargamu? Harusnya kita kasi semangat kawan. Support.

Inget kawan. Jauhi virusnya. Sambutlah tenaga medis. Kasi mreka semangat. Bahkan sepucuk surat , bisa jadi penyemangat temen temen saya.

Mereka juga punya keluarga. Saya tau ini kewajiban mereka. Tapi serius. Kalo sampe tenaga medis stress, tertekan . Maka siapa yg rugi? Kita semua

Pasien ODP dan PDP juga harus kita support. Karena kalo stress mereka ga sembuh2. Yok lah. Bareng2 kita jaga kebersamaan

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved