Berita Banjar

Terdampak Virus Corona, Pertokoan Permata di Martapura Turut Lesu

Pandemi Virus Corona membuat perdagangan permata di kawasan pertokoan permata Martapura sepi.

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/idda royani
SEPI - Suasana pertokoan permata CBS di Kota Martapura kini juga sepi semenjak Pandemi Virus Corona. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Perekonomian di berbagai belahan negara di dunia saat ini benar-benar terpukul menyusul mewabahnya virus corona atau covid-19. Imbasnya pun dirasakan banyak pihak, termasuk kalangan pedagang.

Begitu halnya kalangan pedagang permata di pusat pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel). Sebagian toko setempat bahkan tutup.

Pantauan banjarmasinpost.co.id sejak beberapa hari terakhir hingga Rabu (1/4/2020) sore, suasana di pusat permata yang cukup mashur tersebut lengang.

Hanya ada beberapa unit mobil yang parkir di halaman depan maupun samping, padahal dulu selalu ramai hingga tak mampu menampung.

Tangkal Corona, Pusat Perbelanjaan Permata Martapura Sediakan Fasilitas Cuci Tangan

Video Pertokoan CBS Pusat Penjualan Berbagai Jenis Batu Permata

Tangkal Corona, Dandim Martapura Minta Warga Tak Panik dan Ajak Lakukan Hal ini

Beberapa pedagang setempat menuturkan pengunjung susut drastis. "Penghasilan tak menentu karena yang datang sangat sedikit dan itu belum tentu jadi membeli," ucap mereka.

Di antara mereka yang tetap berjualan mengatakan lantaran sumber penghasilan utama hanya dari berjualan permata maupun aksesori lainnya di CBS setempat. "Kalau tak jualan, makan apa?" ucapnya.

Sementara itu beberapa pedagang CBS yang tutup menuturkan lantaran kunjungan sepi sehingga memilih tutup dan menjalankan usaha sampingan lainnya.

Ada pula yang tutup karena pertimbangan kesehatan atau tak ingin berisiko tertular virus corona. "Kami sudah sekitar sepuluh haria sejak Senin pekan lalu tutup," ucap Fauzie, pedagang permata CBS.

Ia mengatakan memilih menutup toko sebagai upaya menghindarkan diri dari risiko penularan virus ganas itu. "Ya kan soalnya pengunjung yang datang ke CBS banyak orang dari luar daerah," tandasnya.

VIDEO Dampak Corona Bikin Pendapatan Pedagang di Pasar Martapura Turun

VIDEO Siswa SMKN 1 Martapura Bikin Masker dan Hand Sanitizer untuk Dibagi Gratis

Selain itu, lanjutnya, juga atas pertimbangan menaati imbauan pemerintah untuk turut serta meminimalisasi kerumunan sebagai upaya menjaga jarak atau social distance.

Dikatakannya pada kondisi normal, CBS selalu ramai pengunjung. Banyak pengunjung yang datang berombongan menaiki armada besar seperti bus. Namun sejak mulai merebaknya covid-19 di Kalsel, kunjungan mulai menyusut. (banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved