Superball

Gaji Pemain Dibayar 25 Persen, Dandi Maulana Punya Usaha Pecel Lele

Saat kompetisi liga 1 berhenti dan kontrak gajinya hanya dibayar 25 persen tahun ini, Dandi masih memiliki pemasukan dari usaha pecel lele

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Hari Widodo
Istagram Barito Putera
Pemain Barito Putera Dandi Maulana sedang berlatih. Dandi, ternyata punya usaha rumahmakan pecel lele dan kontrakan yang akan menjadi pemasukan selama kompetisi Liga 1 terhenti. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Walau usia Dandi Maulana Abdulhak tergolong muda namun pemain belakang Barito Putera ini pandai memanajemen uang hasil jerih payahnya sebagai pesepakbola.

Saat kompetisi liga 1 berhenti dan kontrak gajinya hanya dibayar 25 persen tahun ini, Dandi masih memiliki pemasukan melalui usaha kontrakan dan rumah makan.

Dua usaha itu dimiliki pemain Pandeglang, 17 Juli 1998 tidak  jauh dari tempat tinggalnya di Tanggerang Banten.

"Alhamdulillah ada usah kecil kecilan kontrakan dan rumah makan," kata mantan pemain nasional Indonesia U -23 ini.

Gaji Pemain Bola Bakal Dibayar 25 Persen, ini Tanggapan Pemain Barito Putera Bagas Kaffa

Digaji 25 Persen, Kiper Barito Putera Adhitya Harlan Mengaku Tertolong Usaha Kontrakan

Gara-gara Corona, Pemain Barito Putera Nazar Nurzaidin Ini Latihan di Sawah

Jenis usaha rumah makan yang dimiliki Dandi berupa masakan Pecel Lele yang banyak menjadi favorit masyarakat Tanggerang.

Usaha kontrakan dan rumah makan tersebut diserahkan Dandi kepada koleganya untuk dikelola sehingga Dandi hanya menerima hasilnya saja.

Saat libur setelah kompetisi dihentikan Pemain yang bergabung dengan Barito Putera seja 2016 lalu ini memilih pulang ke Jakarta.

Untuk menjaga kondisi kesehatannya semenjak pendemi Corona ini Dandi memilih berada di rumah saja sambil membantu sang ibu membersihkan rumah.

"Di rumah paling banyak membantu ibu beres-beres rumah saja," sebut dia.

Selain itu pemain belakang yang biasa berposisi di tengah dan kanan ini juga tetap menjaga kondisi fisik dengan cara latihan di rumah.

"Di rumah juga tetap latihan sesuai dengan program pelatih yakni treadmill dan olahraga fisik lainnya," kata Dandi.

Untuk menghilangkan kejenuhan selama berada di jnah sesuai himbauan pemerintah, Dandi memilih banyak beribadah bersama keluarga. Ini pun menjadi kesempatan untuk berkumpul setelah selalu berada di Martapura untuk menjalani latihan dan pertandingan.

Di Inggris, Gaji Pemain dan Staf Terlambat Juga Dibayarkan

Liga 1 Terhenti karena Corona, Barito Putera Godok Revisi Gaji Pemain

"Banyakin kegiatan ibadah bersama keluarga mumpung lagi ngumpul," jelas dia.

Saat ditanya soal keputusan manajemen yang akan memposting kontrak setiap pemain karena terjadi force majeure sesuai dengan keputusan PSSI Dandi berharap ada jalan keluar yang baik.

"Ya kalo bisa perlu dibicarakan dulu dengan perwakilan pemain dan semoga ada solusi solusi terbaik kalau sudah di bicarakan," tambah dia. (banjarmasin post.co.id/Khairil rahim)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved