Superball

Wabah Covid-19, Frans Sinatra : Ini Bukan Nasib Tapi Musibah Bangsa

Pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwae turun menaruh perhatian terhadap mewabahnya virus corona atau Covid-19

Instagram Frans Sinatra Huwae
Pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwae turut prihatin dengan merebaknya virus corona. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 resmi dihentikan PSSI. Pernyataan itu tertuang dalam Surat Keputusan yang dikeluarkan (27/3/2020) lalu.

Keputusan ini dikeluarkan terkait keadaan darurat mewabahnya ancaman virus corona (Covid- 19).

Dampak dihentikannya kompetisi ini sangat besar. Hal ini tak lepas dari perhatian pecinta sepak bola di Banua. Frans Sinatra Huwae, Selaku Pelatih Martapura FC turut berkomentar mengenai kondisi ini.

"Saat ini adalah masa yang tidak diharapkan, bahkan di seluruh dunia. Tidak hanya para pesepak bola, olahragawan, bahkan semua orang dalam situasi bahaya. sedangkan faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Jadi kita harus bisa menerimanya dengan baik," ujar pelatih yang akrab disapa Kai ini.

Dampak Virus Corona, Kompetisi Terancam Dihentikan, ini Sikap Barito Putera dan Martapura FC

Liga 1 Terhenti karena Corona, Barito Putera Godok Revisi Gaji Pemain

Gaji Pemain Dibayar 25 Persen, Dandi Maulana Punya Usaha Pecel Lele

Terhentinya kompetisi memang sangat disayangkan oleh mantan  pemain Barito Putera ini. Ia memahami momen ini bukanlah nasib, melainkan musibah bangsa.

Kepada para pemain terkait keadaan ini ia juga menekankan untuk bisa  menerima dengan lapang dada serta tetap menjaga kondisi sebagai atlet sepak bola.

Begitu pula dengan anjuran pemerintah dalam menekan penyebaran Covid- 19, pelatih kelahiran 30 Maret 1965 ini  mengintruksikan untuk patuh mentaatinya.

Liga 1 Terhenti karena Corona, Barito Putera Godok Revisi Gaji Pemain

Ini Kata Cristiano Ronaldo Saat Mengisolasi Diri dari Virus Corona

Mengenai Surat Keputusan PSSI terkait pemberhentian liga hingga waktu yang tidak ditentukan, Frans juga berharap ini agar cepat berakhir dan kondisi normal kembali.

"Semoga saja masa-masa ini cepat berlalu dan kompetisi bisa kembali dilanjutkan. Sehingga pemain dan insan sepak bola bisa menikmati sepak bola dengan nyaman dan lancar," tuturnya, Minggu (5/4/2020). (banjarmasinpost.co.id/tabri)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved