Wabah Virus Corona

Siapa Saja yang Bisa Dapatkan Program Padat Karya Tunai dari Jokowi di Tengah Corona

Untuk membantu mereka itu Presiden Joko Widodo menjanjikan program padat karya tunai untuk memberikan penghasilan sementara

ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memberikan keterangan pers saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (1/4/2020). Kunjungan kerja tersebut untuk memastikan kesiapan rumah sakit yang akan mulai beroperasi pada Senin 6 April 2020 mendatang. 

Editor: Didik Triomarsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Virus Corona membawa kekhawatiran mendalam bagi seluruh penduduk Indonesia termasuk pekerja.

Banyak pekerja harian yang kehilangan mata pencahariannya setelah diberlakukannya program di rumah saja.

Untuk membantu mereka itu Presiden Joko Widodo menjanjikan program padat karya tunai untuk memberikan penghasilan sementara bagi pekerja harian yang kehilangan pendapatan akibat berbagai pembatasan sosial di tengah pandemi Covid-19.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, program padat karya tersebut bisa bermacam-macam bentuknya, salah satu yang relevan saat ini ialah memproduksi masker, disinfektan, dan berbagai keperluan untuk menangani wabah Covid-19.

2 Cara Mudah Dapatkan Token Listrik Gratis PLN Lewat Login www.pln.co.id & WhatsApp

Cara Mengaktifkan Internet Gratis Axis, XL, Telkomsel & Indosat, Ini yang Kamu Dapat

Langkah-langkat Dapatkan Insentif Pajak di Tengah Corona, Bisa Via www.pajak.go.id

Nantinya, program padat karya tersebut bisa dikoordinasikan oleh kementerian atau lembaga negara terkait sesuai bidang kerja masing-masing.

"Misalnya beberapa program padat karya sudah ada anggarannya dan juga salah satunya adalah kegiatan-kegiatan pembuatan disinfektan dan pembuatan masker," ujar Airlangga melalui sambungan konferensi video, Selasa (7/4/2020).

Ia mengatakan, pengadaan program padat karya tunai juga bisa memanfaatkan dana desa dan dikhususkan untuk membantu masyarakat desa yang kehilangan pekerjaan di tengah pandemi Covid-19.

Beberapa program padat karya tunia yang bisa dilakukan pemerintah desa dan menggunakan dana desa ialah pembangunan irigasi.

Menurut dia, pembangunan irigasi juga bisa bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Kementerian PUPR akan mempersiapkan program termasuk program padat karya irigasi dan lainnya. Demikian pula di Kemenhub (Kementerian Perhubungan) ada pekerjaan yang diserahkan ke kontraktor namun diminta untuk dilakukan pekerjaan secara padat karya," kata Airlangga.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved