Wabah Virus Corona

Jokowi Sebut Sopir Taksi, Bus, Truk, dan Kernet Bakal Dapat Insentif Rp 1.800.000

Dengan program itu para sopir taksi, kernet dan sopir bus dan truk akan diberikan insentif sebesar Rp 600.000 per bulan

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras
Presiden Joko Widodo tiba untuk menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). Presiden meminta agar masyarakat Indonesia bekerja, belajar dan beribadah di rumah serta tetap tenang, tidak panik, tetap produktif agar penyebaran COVID-19 ini bisa dihambat dan diberhentikan. 

Editor: Didik Triomarsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyalurkan dana dari Program Kartu Prakerja kepada 197.000 sopir taksi, kernet, serta sopir bus dan truk.

Dengan program itu para sopir taksi, kernet dan sopir bus dan truk akan diberikan insentif sebesar Rp 600.000 per bulan. Jadi selama tiga bulan akan mendapatkan dana Rp 1.800.000.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam konferensi pers melalui sambungan konferensi video, Kamis (9/4/2020).

Program pemberian insentif bagi para sopir taksi, sopir bus, serta kenek bus dan truk itu dilakukan oleh Polri melalui program keselamatan.

Tak Perlu Internet, Mulai Senin 13 April Siswa Bisa Belajar dari Rumah Lewat TVRI

VIDEO UPDATE Corona di Kalsel: Pasien Positif Covid-19 Asal Tapin Meninggal Dunia

Pendaftaran Kartu Prakerja Tak Jadi Hari Ini Tapi Diundur 11 April, Cek di www.prakerja.go.id

Dana yang dianggarkan untuk program tersebut mencapai Rp 360 miliar.

"Ini seperti Program Kartu Prakerja yang mengombinasikan bansos dan pelatihan. Targetnya 197.000 pengemudi taksi, sopir bus, atau truk dan kenek. Akan diberikan insentif Rp 600.000 per bulan selama tiga bulan. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp 360 miliar," kata Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi secara resmi juga mengumumkan pemberian bantuan sosial berupa paket sembako bagi warga di DKI Jakarta dan wilayah sekitarnya, yakni Bogor, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Bekasi.

Bantuan ini diberikan kepada warga yang ekonominya terdampak oleh penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Untuk di DKI Jakarta, bansos sembako akan diberikan kepada 2,6 juta jiwa atau 1,2 juta keluarga.

Jumlah sembako yang diberikan senilai Rp 600.000 per bulan dan akan diberikan selama tiga bulan.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved