Berita Tapin

VIDEO Objek Wisata Religi di Tapin Ditutup Selama Wabah Covid-19

Sejak 27 Maret 2020 sudah ada edaran dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tapin yang meminta penutupan wisata religi

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Eka Dinayanti

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terkenal memilki objek wisata religi makam karomah dengan sebutan seribu datu.

Itu karena banyaknya makam religi para datu yang kerap diziarahi masyarakat di Kabupaten Tapin maupun dari luar daerah Bumi Ruhui Rahayu.

Makam religi yang kesohor dan setiap tahun diperingati ribuan jamaah adalah makam Datu Sanggul di Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalsel.

Pemantauan reporter Banjarmasinpost.co.id, Jumat, (10/4/2020) lahan parkir roda dua dan mobil kosong.

Kondisi itu berbeda saat reporter Banjarmasinpost.co.id mengunjungi makam Datu Sanggul pada Sabtu, (15/2/2020) atau dua bulan yang lalu.

VIDEO Imbauan Pengurus APPSI Menghadapi Pandemi Corona

VIDEO Disperkim Banjarbaru Lakukan Penghijauan di Sejumlah Median Jalan

VIDEO Burung Parkit Matahari, Suaranya Nyaring, Patuh dengan Tuannya

Antrean mobil angkutan umum jenis bus berjejer membawa kelompok rombongan peziarah se Kalsel yang parkir.

Pintu masuk makam Datu Sanggul di depan tertutup.

Akses masuk hanya lewat samping dekat musala Datu Sanggul yang terbuka.

Hanya satu keluarga yang berzikir dan berdoa di makam Datu Sanggul.

Keluarga dengan dua anak itu merupakan warga Desa Tatakan, tak jauh dari objek wisata makam Datu Sanggul.

"Sejak 27 Maret 2020 sudah ada edaran dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tapin yang meminta penutupan wisata religi," ujar Abdul Kadir, juru kunci makam Datu Sanggul ditemui reporter Banjarmasinpost.co.id.

Menurut Abdul Kadir sejak objek wisata makam Datu Sanggul ditutup, pihaknya melakukan perbaikan, pengecatan dan perawatan bangunan kubah dan fasilitas umum di kawasan makam.

Selama penutupan objek wisata makam Datu Sanggul, pengunjung yang berziarah dapat dihitung dengan jari.

Warga yang berziarah hanya dari kalangan terdekat, tinggal di kawasan Kecamatan Tapin Selatan dan wilayah Rantau.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved