Berita Tanahbumbu
Air Terjun di Kabupaten Tanbu Ini Keruh, Diduga Akibat Tambang Emas
Air terjun Mandin Damar di Kabupaten Tanahbumbu ( Tanbu ), Kalimantan Selatan ( Kalsel ), saat ini keruh akibat kegiatan penambangan emas.
Penulis: Herliansyah | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Air terjun Mandin Damar, salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Tanahbumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan ( Kalsel ), terkesan tidak lagi eksotik.
Kesan tergerusnya nilai keindahan wisata ini, diduga oleh aktivitas penambangan emas di hulu sungai.
Kesan hilangnya eksotika panorama Mandin Damar terletak di Kecamatan Mentewe.
Sebenarnya air terjun itu berwarna hijau, tetapi akhir-akhir ini telah berubah menjadi cokelat pekat.
Camat Mentewe, Sulhadi, saat dikonfirmasi, tidak membantah terjadinya perubahan warna air terjun Mandin Damar yang berada di wilayah Desa Gunung Raya, Dusun Satu, Kecamatan Mentewe.
Camat Sulhadi pun tidak menepis, saat disinggung keruhnya air terjun diduga akibat kegiatan penambangan emas.
• Air Terjun Mandin Damar Terdampak Penambangan Emas, Mengandung Mercuri di Atas Baku Mutu
• Antisipasi Virus Corona, Tiga Wisata di Tanahbumbu Ditutup, Camat Sebut Angsana Sepi
• Banyak Dikunjungi Warga, Wisata Gunung Mayang Tanah Bumbu Sajikan Pemandangan Alam Nan Elok
• KalselPedia : Lokasi Wisata Menarik di Kabupaten Tanahbumbu, Pantai Angsana hingga Gunung Mayang
Namun, menurut dia, pada 17 Maret lalu bersama-sama dengan Koramil dan KPH Kusan telah melakukan sosialisasi ke masyarakat.
Sosialisasi dilakukan sehari setelah adanya surat peringatan dikeluarkan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel yang ditujukan kepada pelaku penambangan emas dan pembalakan liar di area wisata air terjun Mandin Damar.
"Saat sosialisasi, mereka diberi waktu tujuh hari (seminggu) untuk berbenah," jelas Sulhadi.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tanbu, Hamaluddin Tahir, dikonfirmasi terkait kondisi kekeruhan air terjun Mandin Damar mengatakan, sampai saat ini belum ada konfirmasi tentang hal itu.
"Ini saya baru tahu. Tapi mudah-mudahan keruhnya air tersebut akibat hujan di hulu saja," cetus Hamaluddin kepada Banjarmasinpost.co.id.
Meski demikian, lanjut Hamaluddin, pihaknya akan diskusikan dengan Camat dan Kades sebelum bulan Ramadhan karena berada dalam wilayah pemerintahan setempat.
Diketahui, objek wisata Air Terjun Mandin Damar berada di Desa Gunung Raya, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanbu, Kalimantan Selatan ( Kalsel ).
Air terjun ini memiliki tinggi sekitar 10 meter dan lebarnya antara 15-18 meter.
Dikelilingi hutan, airnya jernih dan dalam, khususnya lagi di bawah air terjunnya.
Pengunjung bisa berenang dan menyelam di sini, namun hanya boleh di area yang jauh dari air terjunnya.
Sebab, jika berenang di dekat air terjunnya akan sangat berbahaya karena bisa tenggelam.
Di bagian bawah air terjunnya lebih dalam. (Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/camat-mentewe-sulhadi-berdiri-bersama-anggota-koramil-dan-kph-kusan.jpg)