Ramadhan 2020

Awal Puasa 1 Ramadhan 1441 H Ditentukan pada 23 April 2020, Sidang Isbat Disiarkan via Streaming

sebelum penetapan awal Bulan Puasa 1 Ramadhan 1441 H atau Ramadhan 2020, digelar Sidang Isbat pada 23 April 2020.

Tayang:
Editor: Murhan
Warta Kota/Alex Suban
Petugas Tim Hisab Rukyat Provinsi DKI Jakarta mengamati posisi hilal (bulan) untuk menentukan Idul Fitri 1 Syawal 1437 Hijriyah di Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Jakarta Timur, Senin (4/7/2016). 

Editor: Murhan
BANJARMASINPOST.CO.ID - Dalam penetapan awal Bulan Puasa 1 Ramadhan 1441 H atau Ramadhan 2020, digelar Sidang Isbat pada 23 April 2020.

Rencananya, Kementerian Agama ( Kemenag) menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadhan 1441 Hijriah pada 23 April 2020.

Sayangnya, karena Virus Corona atau Covid-19, pelaksanaan sidang isbat penentuan awal Bulan Puasa agak berbeda dari sebelumnya.

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, mengatakan, sidang tahun ini bakal dilakukan menggunakan skema yang berbeda karena pandemi Covid-19.

Sambut Ramadhan 1441 H, Ini Ucapan Selamat Berpuasa Ramadhan 2020, Kirim via WA, FB dan IG

Jadwal Lengkap Ramadhan 2020, Sahur Hingga Buka Puasa Ramadhan 1441 H, versi Muhammadiyah

Sidang rencananya digelar melalui telekonferensi video.

"Seiring kebijakan physical distancing dan sesuai protokol kesehatan, kami menghindari ada kerumunan," kata Kamaruddin melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (14/4/2020).

" Sidang isbat akan memanfaatkan teknologi teleconference sehingga peserta dan media tidak perlu hadir di Kementerian Agama," tuturnya.

Kamaruddin mengatakan, sebagaimana biasanya, sidang isbat akan dibagi dalam tiga sesi.

Sesi pertama ialah paparan posisi hilal awal Ramadhan 1441 Hijriah oleh anggota tim falakiyah Kemenag, Cecep Nurwendaya.

Paparan ini akan disiarkan secara live streaming melalui situs dan akun medsos resmi milik Kemenag.

Pada sesi ini akan disediakan ruang dialog, sehingga masyarakat dan media bisa ikut berpartisipasi.

Setelah maghrib, sidang akan digelar secara tertutup. Sidang ini hanya dihadiri secara fisik oleh perwakilan MUI, DPR, Menteri Agama Fachrul Razi, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi, dan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam.

Sidang diawali dengan pembacaan laporan olah Direktur Urusan Agama Islam tentang hasil rukyatul hilal dari seluruh Indonesia.

Para tokoh organisasi masyarakat yang diundang dapat berdialog dalam sidang ini melalui meeting room online.

"Setelah mendengar laporan dan masukan dari ormas, Menag akan menetapkan awal Ramadhan 1441 Hijriah," jelas Kamaruddin.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved