Selebrita

Begini Kondisi Wuhan Saat Ini, Maia Estianty Batal Ke Luar Negeri Begitu Covid-19 Merebak

Maia Estianty dan suaminya Irwan Musrry batalkan penerbangan ke luar negeri sejak Covid-19 merebak di Wuhan, begini kondisi Wuhan.

Tayang:
Editor: Nia Kurniawan
AFP/NOEL CELIS
Orang-orang mengenakan masker sampai di Stasiun Kereta Hankou, Wuhan, untuk menumpang kereta pertama setelah pemerintah mencabut lockdown guna menangkal virus corona pada 8 April 2020. Sudah 76 hari warga ibu kota Hubei tersebut dikarantina demi mencegah penyebaran wabah. 

Editor : Nia Kurniawan

BANJARMASINPOST.CO.ID - Musisi Maia Estianty langsung membatalkan rencana bepergian ke luar negeri begitu mendengar Covid-19 merebak di Kota Wuhan, China.

Maia Estianty dan suaminya Irwan Musrry berencana ke luar negeri tahun ini.

"Tadinya kalau misalnya enggak ada covid ini, saya ingin terbang keluar negeri saja," kata Maia Estianty saat dihubungi awak media belum lama ini.

Maia Estianty juga mengatakan bahwa ia sudah membatalkan rencana ke luar negeri sebelum kasus Covid-19 ditemukan di Tanah Air.

Maia Estianty dan Roy Suryo Saling Sindir di Twitter Bahas Covid-19, Ini Aksi Istri Irwan Mussry

Kota Wuhan Jadi Sumber Virus Corona, Tapi China Malah Tutupi Penelitian, Ada Apa?

"Terus karena ada covid jadi akhirnya kita cancel semua penerbangan. Saya sudah cancel dari zaman Wuhan itu meledak corona," ujarnya.

Diketahui, kasus virus corona pertama kali muncul di Indonesia pada awal Maret 2020.

"Aku dan suamiku langsung sudah cancel seluruh penerbangan ke luar negeri. Dari awal waktu Indonesia belum ada corona," ucap Maia Estianty.

Saat itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan ada dua warga megara Indonesia dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

"Mungkin dari Januari kita udah enggak terbang-terbang ke luar negeri sama sekali. Karena memang kita enggak pernah tahu yang kita perangi ini musuh yang tidak nampak," katanya.

Melihat jumlah kasus yang terus bertambah, pemerintah kemudian langsung mengimbau masyarakat untuk melakukan social distancing dan tetap di rumah.

Belakangan, pemerintah juga mengimbau agar masyarakat menahan diri agar tidak mudik pada lebaran tahun ini untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Maia Estianty dan Irwan Mussry saat berlibur ke Maldives. Rencana ke Luar Negeri Tahun ini Batal, begitu kabar Covid-19 merebak
Maia Estianty dan Irwan Mussry saat berlibur ke Maldives. Rencana ke Luar Negeri Tahun ini Batal, begitu kabar Covid-19 merebak (instagram @maiaestiantyreal)

Maia Estianty pun sangat mendukung imbauan tersebut dan memilih untuk tetap berada di rumah hingga pandemi virus corona selesai.

Diberitakan sebelumnya, hingga Senin (13/4/2020), kasus positif virus corona di Tanah Air mencapai 4.557 orang.

Begini Kondisi Wuhan Saat Ini

Sekitar 11 juta penduduk di Wuhan kini kembali beraktivitas setelah dikunci selama lebih dari 10 minggu.

Penguncian atau lockdown diberlakukan di kota Wuhan sejak 23 Januari dan berakhir pada Rabu (8/4/2020).

Wuhan merupakan kota di China tempat virus corona atau Covid-19 pertama kali muncul.

Dikutip New York Times (7/4/2020), pembukaan kota itu dilakukan setelah mereka hanya melaporkan 3 kasus baru dalam 3 minggu terakhir.

Disaat Negara di Dunia Menangis, Warga Wuhan Sampaikan Bahagia Pasca 2 Bulan Lockdown

3 Menit Warga Wuhan Terdiam, Suasana China Kibar Bendera Setengah Tiang Kenang Korban Covid-19

Itu juga sehari setelah China melaporkan tidak ada kematian baru untuk pertama kali sejak Januari. Dilansir Reuters (10/4/2020), Wuhan sudah bebas dari epidemi ini selama 45 hari terakhir.

Sementara itu China mengalami penurunan kasus. Pada Kamis (10/4/2020), kasus yang dilaporkan hanya 42 kasus baru.

Turun 63 kasus dari sebelumnya. Meski begitu, kota ini tetap melakukan pengujian atau tes secara teratur.

Terutama pada orang yang baru datang untuk mencegah pasien terinfeksi masuk dari luar negeri.

Syarat Meninggalkan Wuhan

Saat lockdown diakhiri pada 8 April lalu, banyak orang ingin keluar meninggalkan Wuhan. Dikutip SCMP (8/4/2020), penduduk Wuhan sudah bisa melakukan perjalanan keluar masuk kota mulai Rabu (8/4/2020) kemarin.

Tapi syaratnya mereka harus memiliki kode QR yang menunjukkan bahwa mereka dalam keadaan sehat dan belum berhubungan dengan orang yang dikonfirmasi Covid-19.

Sejalan dengan itu, kereta, bus, dan pesawat telah mulai beroperasi dari Wuhan ke pusat kota China Jembatan, jalan raya, kapal feri, dan terowongan juga terbuka lagi.

Orang-orang mengenakan pakaian pelindung diri melintas di Bandara Tianhe yang baru dibuka kembali di Wuhan, Hubei, China, Rabu (8/4/2020). Ribuan orang bergegas meninggalkan Wuhan setelah otoritas mencabut kebijakan lockdown selama lebih dari dua bulan di lokasi yang diketahui sebagai episenter awal virus corona tersebut.
Orang-orang mengenakan pakaian pelindung diri melintas di Bandara Tianhe yang baru dibuka kembali di Wuhan, Hubei, China, Rabu (8/4/2020). Ribuan orang bergegas meninggalkan Wuhan setelah otoritas mencabut kebijakan lockdown selama lebih dari dua bulan di lokasi yang diketahui sebagai episenter awal virus corona tersebut. (AFP/HECTOR RETAMAL)

Semua penghalang jalan telah dilepaskan. Tapi kemacetan lalu lintas juga terjadi. Seperti di persimpangan dekat Stasiun Kereta Api Wuhan.

Orang-orang di stasiun mengenakan topi, sarung tangan, kacamata, bahkan pakaian pelindung (APD).

Pemandangan itu menurut seorang saksi mata, lebih ramai daripada sesaat sebelum dimulainya penguncian 23 Januari.

Sekitar 55.000 orang meninggalkan Wuhan pada hari itu. Lebih dari 275 layanan transportasi pergi dari Wuhan menuju Shanghai, Shenzhen, Chengdu dan Fuzhou.

Namun di dalam kota, peraturan ketat tentang individu dan bisnis masih ada untuk mencegah virus datang lagi.

UPDATE Wuhan China, Kota Penyebar Covid-19, Lockdown Dicabut Warga Hubei Hirup Udara Bebas

Pemerintah mendesak semua orang untuk tetap tinggal di rumah.

Selain itu sekolah juga masih ditutup. Tanpa diberitahu untuk menjaga jarak atau mengasingkan diri, warga Wuhan sudah otomatis melakukannya.

Hal itu karena mereka mengalami wabah corona virus secara langsung.

Mereka melihat teman-temannya sakit, bahkan meninggal tepat di depan mata mereka.

Selain itu, banyak toko telah dibuka kembali. Banyak juga yang menaruh barang di depan gerai sehingga pelanggan tidak perlu masuk untuk berbelanja.

Di taman-taman di sepanjang Sungai Yangtze, semakin banyak keluarga pergi keluar untuk menikmati sinar matahari dan udara segar.

Bisnis kembali beroperasi

Para lansia sudah mulai berkumpul lagi dalam kelompok kecil. Mereka sekadar mengobrol atau bermain catur China.

Bus umum dan kereta bawah tanah mulai beroperasi lagi, walau penumpangnya lebih sedikit daripada biasanya.

Banyak kardus dijumpai di luar kompleks apartemen, karena selama lockdown belanja online meningkat.

Sementara itu perusahaan-perusahaan di Wuhan berhati-hati dalam memanggil kembali para karyawannya untuk masuk kerja.

Para petugas medis dari Provinsi Jilin menangis memeluk rekan yang bersama-sama selama menangani pasien corona, dalam sebuah acara perpisahan di Bandara Tianhe yang baru dibuka kembali di Wuhan, Hubei, China, Rabu (8/4/2020). Ribuan orang bergegas meninggalkan Wuhan setelah otoritas mencabut kebijakan lockdown selama lebih dari dua bulan di lokasi yang diketahui sebagai episenter awal virus corona tersebut.
Para petugas medis dari Provinsi Jilin menangis memeluk rekan yang bersama-sama selama menangani pasien corona, dalam sebuah acara perpisahan di Bandara Tianhe yang baru dibuka kembali di Wuhan, Hubei, China, Rabu (8/4/2020). Ribuan orang bergegas meninggalkan Wuhan setelah otoritas mencabut kebijakan lockdown selama lebih dari dua bulan di lokasi yang diketahui sebagai episenter awal virus corona tersebut. (AFP/HECTOR RETAMAL)

Wakil Wali Kota Wuhan Hu Yabo mengatakan hampir 94 persen atau sekitar 11.000 bisnis telah kembali beroperasi.

Sejumlah pabrik mobil yang jadi tulang punggung perekonomian kota juga telah kembali beroperasi, seperti Honda, General Motors, dan Renault.

Namun kesuraman tentang ekonomi lokal masih tersebar luas. Sebagian besar sektor pabrik Cina menderita karena pandemi mengurangi permintaan ekspor ke luar negeri. (*)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Maia Estianty Batalkan Rencana ke Luar Negeri sejak Covid-19 Merebak di Wuhan" dan judul "Lockdown Wuhan Berakhir, Seperti Apa Kondisinya Kini?".

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved