Travel

VIDEO Ragam Obyek Wisata di Siring Tendean dan Siring Sudirman

Siring Tendean maupun Siring Sudirman di Kota Banjarmasin kini telah menjadi icon wisata Kalsel.

Tayang:
Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID - Siring Tendean maupun Siring Sudirman di Kota Banjarmasin kini telah menjadi icon wisata Kalsel.

Siring Sungai Martapura ini juga menjadi tempat digelarnya aneka acara dan kegiatan baik berupa pameran, pertunjukan maupun seremonial pemerintahan dan lainnya.

Tak lengkap ke siring sungai Martapura tanpa naik ke Menara Pandang. Bagi wisatawan Menara Pandang adalah bangunan ikonik yang juga menjadi salah satu landmark Banjarmasin.

Ya, setiap hari, Menara Pandang yang dibangun pada 2014 itu dikunjungi masyarakat. Terlebih pada akhir pekan dan hari libur nasional.

VIDEO Hiburan Musik Panting Banjar di Siring Tendean Kalimantan Selatan

Ada yang Baru, Tugu Nol Kilometer ini Bisa Menjadi Alternatif Tempat Kunjungan Bersantai Warga

VIDEO Kerennya Banjarmasin Plaza Smart City di Menara Pandang

Juga ada patung bekantan yang berdiri di tepi sungai Martapura, di dekat siring, di antara dua jembatan yaitu Jembatan Merdeka dan Jembatan Dewi.

Bagi wisatawan domestik maupun mancanegara patung bekantan menjadi spot foto yang sangat diincar. Sebab patung yang menghadap sungai tersebut menjadi salah satu ikon Banjarmasin.

Kemudian wisata Pasar terapung di Siring Tendean. Pasar terapung di sini biasanya buka pada akhir pekan saja yaitu mulai Sabtu siang dan berakhir pada Minggu siang atau sore.

Pedagang pasar terapung menjajakan dagangan mereka tidak di tengah sungai seperti di Kuin dan Lokbaintan, namun merapat ke dermaga yang memang disediakan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

Di sini kita tidak perlu naik perahu untuk bertransaksi, karena para pedagang merapat ke darat untuk berinteraksi dengan pengunjung dan pembeli.

Para pengunjung yang datang ke sini selain untuk berbelanja di pasar terapung ada juga yang sekadar jalan-jalan, cuci mata sembari refrehing.

Adapun barang yang dijual para pedagang berupa hasil pertanian berupa sayur-mayur dan buah-buahan termasuk di antaranya buah khas Kalsel macam kasturi, ramania, rambai dan sebagainya.

Harga ditawarkan sebagian besar terjangkau kantong. Tak heran, selain wisatawan juva banyak masyarakat Banjarmasin yang belanja sayur dan buah-buahan di situ.

Selain itu adapula pedagang makanan yang bukalapak di dermaga. Di sini ada sejumlah makanan tradisional khas Banjar macam ketupat, puracit, laksa, apam batil dan lainnya.

Salah satu wisata juga adalah susur sungai. Ya, menyusuri sungai menggunakan kelotok atau perahu bermesin. Tentu menjadi sebuah pengalaman tersendiri dan jarang ada di kota lain.

Banyak kelotok yang parkir di beberapa dermaga di kawasan Siring Tendean. Tarif  untuk susur sungai sekitaran Jembatan Dewi hingga Jembatan Pasar Lama hanya Rp10 ribu per orang.

Selain melihat panorama kota di sekitaran Siring Tendean dwngan pemandangan lalu lalang klotok atau aktifitas warga, kita juga bisa menikmati destinasi Kampung Hijau dan Biru yang tak jauh dari Jembatan Pasar Lama.

Satu lagi tempat menarik didatangi di Siring Sungai Martapura tepatnya di Jl Jenderal Sudirman, Banjarmasin, yakni Taman Nol Kilometer yang berada tepat di pinggir jalan tepian Sungai Martapura.

Taman Nol Kilometer posisinya di depan bekas perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan. Dinamakan Taman Siring Nol Kilometer karena di sini memang terdapat Tugu titik 0 Km Kota Banjarmasin.

Taman Nol Kilometer juga menjadi tempat bersantai tempat yang menyajikan pemandangan asri Sungai Martapura dengan lalu lalang transportasi sungai dan aktifitas di seberangnya.

Di Taman Nol Kilometer juga terdapat arena bermain dan panggung serta bangku panjang melingkar yang menghadap ke panggung dan terdapat dermaga sungai di sisi taman.

Beberapa acara kerap diadakan di kawasan ini karena memang lokasinya sttategis, bahkan Pasar Ramadhan juga beberapa kali menggunakan tempat ini.

Kawasan ini akan semakin indah karena Pemprov Kalsel melalui Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel tengah membangunan fasilitas di lahan bekas perkantoran Pemprov Kalsel yaitu  taman, joging track, musala, dan fasilitas penunjang lainnya.

Menariknya pula akan ada fasilitas lain yang berfungsi sebagai layanan publik antara lain SIM corner, samsat corner, info wisata, dan lain sebagainya.

Kemudian di tengah lokasi itu akan dibangun  Tugu Nol Kilometer yang direncanakan tingginya mencapai 99 meter terdiri enam lantai.

Lokasi Baru Pasar Terapung Kini Ada di Depan Dermaga Makam Sultan Suriansyah

Jasa Susur Sungai di Banjarmasin Sepi, Motoris Klotok Terpaksa Lakukan Ini

Empat lantainya akan dimanfaatkan untuk komersil. Sementara dua lantai atas untuk observasi atau melihat panorama kota.

Pastinya sebelum fasilitas tadi rampung, wisatawan masih bisa menikmati Siring Sudirman untuk bersantai atau berolahraga macam joging, senam dan lainnya.

Bagi wisatawan yang suka jogging tentunya sangat pas karena bisa keliling seiring karena menghubungkan dua siring ada dua jembatan yakni Jembatan Merdeka dan Jembatan Pasar Lama.
(Banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved