Wabah Corona di Kalsel

Ini Seruan MUI, Kemenag dan DMI Kalsel Selama Masa Pandemi Covid-19

Wabah Covid-19 telah tersebar ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Kalsel yang hingga saat ini belum menurun.

Tayang:
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Alpri Widianjono
banjarmasinpost.co.id/hanani
Masjid Mujahidin, di Jalan PH M Noor, Kota Barabai, Hulu Sungai Tengah, salah satu masjid yang sementara tak menyelengarakan salat Jumat sesuai imbauan MUI setempat. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Ummat Islam diserukan agar jangan melaksanakan tarawih berjemaah dan aktivitas lainnya selama bulan Suci Ramadhan 1441 H/2020 H di masjid, musala dan langgar.

Seruan bersama ditandatangani Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel, KH Husin Naparin, Kepala Kemenag Kalsel, H Noor Fahmi dan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalsel, Pangeran HG Rusdi Effendi AR, tertanggal 15 April 2020, nomor 16/DP-P/MUI-KS/SR/IV/2020, nomor : 781/Kw.17.1-5/H.M.01/4/2020, nomor :002/Pw.DMI-KS/IV/2020.

Isinya, tentang pedoman pelaksanaan salat berjemaah, salat Jumat, ibadah di bulan suci Ramadhan dan Idulfitri 1441 H/2020 Masehi, dalam kondisi pandemi virus corona atau Covid-19.

Menurut Sekretaris Umum MUI Kalsel, HM Fadhly Mansoer, wabah Covid-19 telah tersebar ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Provinsi Kalsel yang hingga saat ini belum menurun.

BREAKING NEWS : Jumlah Positif Covid-19 di Kalsel Terus Naik, Banjarbaru Dua Kali Lipat

Masa Tanggap Darurat Covid-19 di Provinsi Kalsel Diperpanjang Hingga Akhir Mei 2020

Ditlantas Polda Kalsel Bagikan Ratusan APD dan Masker ke RS dan Puskesmas

Karena itu, Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalsel, MUI Provinsi Kalsel dan Dewan Masjid Indonesia Kalsel menyampaikan Seruan Bersama: 

1. Umat Islam di Provinsi Kalsel wajib mendukung dan menaati kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Kalsel dalam percepatan dan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di daerah masing-masing.

2. Mengajak umat Islam di Provinsi Kalsel agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, tobat, istighfar, zikir, membaca Qunut Nazilah, memperbanyak selawat, sedekah, amar ma'ruf nahi mungkar dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diberikan perlindungan dan dihindarkan dari musibah wabah Covid-19.

3. Setiap orang wajib melakukan ikhtiar, menjaga kesehatan dan melaksanakan phisical distancing atau menjaga jarak fisik dengan orang lain, serta social distancing.

4. Untuk sementara tidak melalsanakan ibadah salat Jumat di masjid dan menggantikannya dengan salat Zuhur di tempat/rumah masing-masing, sampai dengan penyebaran virus corona dapat diatasi, aman terkendali, sesuai dengan kebijakan pemerintah.

5. Tidak melaksanakan salat tarawih berjemaah di mesjid, atau langgar atau musala selama bulan Suci Ramadhan 1441 H/2020 M. Cukup dilaksanakan di rumah masing-masing mengikuti protokol pencegahan Covid-19 yang ditetapkan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Kalsel. Khusus untuk pelaksanaan salat Idulfitri 1441 H akan diberitahukan kemudian sesuai kebijakan MUI Pusat dan Kementerian Agama RI.

6. Tidak melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan dan kegiatan syiar Ramadhan, seperti buka puasa bersama (ifthor Jama'i), takbir keliling, pesantren kilat, peringatan nuzulul Quran dalam bentuk tablig akbar yang menghadirkan penceramah dan massa dalam jumlah besar baik di masjid maupun mushola.

7. Kegiatan silaturrahmi/halal bihalal Hari Raya Idulfitri 1441H/2020 M, agar dilaksanakan secara daring atau online.

8. Mengajak umat Islam di Provinsi Kalsel untuk tetap berada di tempat atau daerah masing-masing dan tidak melakukan perjalanan keluar daerah (mudik) hingga keadaan normal kembali, kecuali dalam kondisi darurat.

9. Mengajak umat Islam di Provinsi Kalsel agar tetap tenang, tidak panik, serta tidak memborong/menimbun bahan kebutuhan pokok dan masker serta tidak menyebarkan informasi hoaks yang berkaitan dengan Covid-19.

10. Mengajak umat Islam di Provinsi Kalsel hendaknya profesional dalam menyikapi orang yang suspect atau terpapar Covid-19 dan tidak melakukan penolakan pemakaman jenazah yang terpapar virus corona.

11. Untuk penentuan Zona Darurat Pandemi Corona Virus disesuaikan dengan kondisi Kabupaten/Kota masing-masing yang ditetapkan oleh Satgas Covid-19.

Demikian seruan bersama ini disampaikan dan sewaktu-waktu dapat ditinjau kembalim jika pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Kalsel telah menyatakan aman dari virus corona (Covid-19).

Polda Kalsel dan TNI Buka Dapur Umum untuk Makan Siang Warga Terdampak Covid-19

Dinas Sosial Kalsel Sebut Ada 50 Ribu Pekerja Harian Terdampak Covid-19

Pemprov Kalsel Akan Ikuti Aturan Larang ASN Mudik Saat Pandemi Corona

Berkaitan seruan bersama tersebut, Wakil Ketua Bidang Idharah Masjid Agung Miftahul Ihsan Banjarmasin, Dr Agus Salim, sangat mendukung dan meresponnya dengan baik.

"Sebelumnya, pengelola masjid sudah mengadakan rapat berkaitan dengan mengkhawatirkannya perkembangan virus corona di Banjarmasin. Di masjid tidak mengadakan apa-apa, rapat pengurus pun, kami melalui daring saja," paparnya.

Begitu juga salat Jumat berjemaah sementara diganti dengan Zuhur serga kegiatan nisfu syakban beberapa waktu lalu ditiadakan.

"Kami juga akan melaksanakan poin-poin dari seruan bersama yang ditandatangani Ketua MUI, Kepala Kemenag dan Ketua DMI Kalsel tidak melaksanakan salat tarawih berjemaah, peringatan Nuzulul Quran, buka puasa bersama hingga pesantren Ramadhan," paparnya.

Ditambahkan Agus, mengingat jemaah Masjid Agung Minftahul Ihsan sebagian besar pedagang dan dari luar, pengurus masjid pun selalu mengimbau agar tidak salat Jumat berjemaah, termasuk tarawih di bulan Ramadhan.

Apalagi, lanjut dosen di FKIP Universitas Lambung Mangkurat dan Sekretaris Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banjarmasin ini, Kota Seribu Sungai merupakan zona merah.

"Warga yang terpapar terus bertambah dan umat Islam harus menaati seruan maupun imbauan dari pemerintah, MUI, Kemenag dan Dewan Masjid indonesia ," ucapnya. (Banjarmasin post.co.id/syaiful Anwar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved