Berita Banjarbaru

Pangdam VI/Mulawarman Tutup Pendidikan Pertama Tamtama Melalui Vicon

Kondisi yang terjadi sekarang, membuat kegiatan penutupan pendidikan tamtama TNI AD disesuaikan dengan protokol pencegahan penyebaran virus corona.

Penulis: Aprianto | Editor: Alpri Widianjono
RINDAM VI/MULAWARMAN UNTUK BPOST GROUP
Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto, tutup pendidikan melalui vicon, Sabtu (18/4/2020). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU - Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2019 secara resmi ditutup oleh Pangdam VI/Mlw Mayjend TNI Subiyanto, Sabtu (18/4/2020).

Pada penutupan pendidikan ini berlangsung berbeda dan tidak seperti sebelum-sebelumnya.

Kondisi  yang terjadi sekarang, membuat kegiatan ini disesuaikan dengan protokol pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Pelaksanaan Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA. 2019 dilaksanakan dengan memperhatikan menghindari kerumunan, sesuai dengan protokol kesehatan.

Termasuk, mengenakan masker dan sarung tangan serta menjaga jarak satu sama lain yang berjarak sekitar minimal lebih dari satu meter, dengan dibatasi maksimal tidak lebih dari 30 orang.

Orangtua dan keluarga dari Tamtama yang dilantik pun, tidak diizinkan menghadirinya, sebagai salah satu langkah antisipasi mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Prada Nurdin Lulusan Terbaik Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri Abit Dikmata TNI AD 2018

199 Prajurit Lulus Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri Abit Dikmata TNI AD di Gunung Kupang

Dankodiklatad Sambangi Rindam VI/Mulawarman

285 Siswa TNI AD Ikut Pendidikan Tamtama, ini Pesan Danrindam

Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2019 juga tidak mengundang tamu dari luar, hanya dihadiri oleh beberapa pejabat jajaran Rindam VI/Mulawarman.

Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto, sebagai Inspektur Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang II TA 2019 tidak hadir secara langsung di Mako Rindam VI/Mulawarman Banjarbaru, namun secara virtual jarak jauh dengan video conference (vicon) dari Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sebanyak 308 siswa yang telah menjalani Dikmata selama lima bulan atau 20 Minggu, sejak Senin, 2 Desember 2019, hingga 18 April 2020.

Siswa yang mengikuti Dikmata ini merupakan hasil rekrutmen, berdasarkan Sistem Zonasi dari Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara), serta seleksi putra daerah dari wilayah Kalsel, Kaltim dan Kaltara.

Sambutan Pangdam yang dibacakan Danrindam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Irwan Subekti, menyampaikan, selama kurang lebih lima bulan telah menerima ilmu pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan untuk Tamtama TNI AD.

Tujuannya, agar prajurit memiliki kemampuan menghayati dan mengimplementasikan integritas kepribadian sebagai Tamtama.

Bekal ilmu dan keterampilan yang dimiliki, merupakan dasar bekal dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas sebagai Tamtama setelah nanti mengikuti pendidikan dasar kecabangan masing-masing.

Kemudian, Pangdam berpesan, menjadi orajurit TNI AD berpangkat Prajurit Dua, sikap dan perilaku harus menyesuaikan diri dengan pola kehidupan dan etika seorang prajurit TNI.

"Pedomani dan aplikasikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari baik di satuan maupun di lingkungan masyarakat," perintahnya kepada para prajurit tersebut.

(Banjarmasinpost.co.id/Aprianto)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved